Menu

Mode Gelap
Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas ILO Jakarta: 7 Jenis Biaya Penempatan Yang Harus Ditanggung Oleh Pemberi Kerja

Berita

Tujuh PMI Gugur di Taiwan, KDEI Taipei Dampingi Prosesi Pemulasaran

badge-check


					Sumber | Kadir Ajicom Perbesar

Sumber | Kadir Ajicom

Zhongli – Suasana duka kembali menyelimuti komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Sebanyak tujuh PMI meninggal dunia di perantauan, dan prosesi pemulasaran mereka berlangsung penuh khidmat di Rumah Duka Zhongli pada Jumat, 30 Januari 2026.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei bersama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan, dengan nuansa empati dan penghormatan mendalam.

Menurut Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, prosesi pemulasaran dilakukan sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan jenazah.

Para almarhum berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya:

  1. Warnisem asal Indramayu Jawa Barat. Gugur akibat serangan jantung;
  2. Sugito Irawan asal Indramayu Jawa Barat. Gugur akibat serangan jantung,
  3. Eka Karya Setiadi asal Indramayu Jawa Barat;
  4. Iin Budiyanti asal Karanganyar Jawa Tengah. Gugur akibat sakit;
  5. Sabar asal Pemalang  Jawa Tengah;
  6. Mickyiza Mahendra asal Ngawi Jawa Timur. Gugur akibat serangan jantung;
  7. Firman Trio asal Riau. Gugur akibat serangan jantung;

“Ada yang masih proses administrasi pemulangannya berlangsung, dan ada yang dijadwalkan pemulangannya pada 5 Februari 2026,” jelas Arif.

Setibanya di Indonesia, jenazah akan difasilitasi oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) hingga tiba di rumah duka masing-masing dan diserahkan kepada keluarga.

Turut hadir dalam pemulasaraan tersebut: Kepala Bidang Pelindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya, Novrizal, Analis Bidang Tenaga Kerja, Kadir dan Mira Caliandra, serta rekan-rekan sesama PMI juga turut memberikan doa dan penghormatan terakhir.

Arif Sulistiyo menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para almarhum. Ia sekaligus mengingatkan seluruh PMI di Taiwan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri, dengan menyeimbangkan waktu kerja dan istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, menghindari alkohol, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami keluhan.

Hingga akhir Januari 2026, KDEI Taipei mencatat telah menangani 21 kasus pemulangan jenazah PMI dan PMI Over stayer di Taiwan, dengan penyebab beragam mulai dari kecelakaan kerja, insiden lalu lintas, hingga sakit dan serangan jantung.

Baca Lainnya

Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar

17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek

15 Februari 2026 - 13:02 WIB

Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur

14 Februari 2026 - 15:50 WIB

Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas

13 Februari 2026 - 16:02 WIB

Trending di Berita