Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Abu Dhabi UEA

Yuswati, PMI Simpenan Sukabumi Kritis di Abu Dhabi, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan

badge-check


					Yuswati kritis di Rumah Sakit Sheikh Shakhbout Medical City Abu Dhabi Perbesar

Yuswati kritis di Rumah Sakit Sheikh Shakhbout Medical City Abu Dhabi

Abu DhabiYuswati (41), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Simpenan, Kabupaten Sukabumi, saat ini tengah berjuang melawan kondisi medis kritis di Rumah Sakit Sheikh Shakhbout Medical City (SSMC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Demikian hal ini disampaikan oleh anaknya, Siti Yulianingsih (24), pada Rabu, 6 Mei 2026 kepada wartawan di Sukabumi.

Mewakili kedua adiknya, Siti hari ini secara resmi mengajukan surat permohonan pemulangan kepada KBRI Abu Dhabi melalui Kementerian Luar Negeri.

“Alhamdulilah majikannya baik, mau bertanggung jawab untuk memulangkan ibu saya, meskipun hanya sampai Bandara Soetta,” ujarnya

Oleh karenanya, dia juga mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen-P2MI) untuk memfasilitasi proses pemulangan dari  Bandara Soetta ke kampung halaman.

Kronologi Kondisi Kesehatan Yuswati

Diteruskan, berdasarkan informasi dari majikan, awalnya Yuswati ditemukan dalam keadaan tidak sadar setelah jatuh dari tempat tidur. Mengetahui hal tersebut majikan kemudian membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS SSMC pada tanggal 16 April 2026.

Pada saat dibawa ke IGD, kesadarannya menurun dan sempat mengalami kejang. Saat diperiksa, tingkat kesadarannya rendah mencapai Glasgow Coma Scale 7. Matanya tidak bereaksi terhadap cahaya, tekanan darah 150/90 mmHg, namun pernapasan masih stabil. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan CTScan kepala untuk mengetahui penyebab lebih lanjut

Berdasarkan laporan medis, ia didiagnosis mengalami stroke hemoragik akibat pecahnya aneurisma pada arteri karotis interna kanan. Kondisi ini memicu perdarahan luas di otak, termasuk perdarahan subaraknoid dan pergeseran garis tengah otak (midline shift) sebesar 0,6 cm yang mengancam nyawa.

Hingga saat ini, Yuswati masih menjalani perawatan intensif di RS SSMC yang berlokasi di Ghweifat International Highway, Shakhbout City, Abu Dhabi.

Urgensi Evakuasi Medis

Keluarga berharap pemerintah dapat membantu koordinasi teknis evakuasi medis dari Abu Dhabi hingga sampai ke kediaman di Simpenan, Sukabumi. Pendampingan dari pemerintah dinilai sangat krusial guna memastikan seluruh dokumen administrasi dan prosedur medis selama penerbangan internasional terpenuhi.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Atase Ketenagakerjaan KBRI Abu Dhabi, Muhamad Sahrul Murajjab, telah melakukan pemantauan kondisi kesehatan Yuswati di Rumah Sakit SSMC.

Berdasarkan pemantauannya, Rumah Sakit SSMC saat ini melakukan tindakan surgery atau pembedahan. Yaitu prosedur medis yang melibatkan intervensi fisik pada jaringan tubuh untuk mendiagnosis, mengobati, atau memperbaiki kondisi kesehatan.

“Pasien Ibu Yuswati masih dalam perawatan dan tindakan surgery. Ibu Yuswati akan di pulangkan oleh majikan jika sudah ada status fit to travel dari pihak SSMC,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita