Menu

Mode Gelap
Mabes Polri dan Dirjen Imigrasi Tangkap 251 Warga Asing Pelaku Penipuan Online Kisah Vika, Caregiver Asal Ponorogo yang Jadi Penari Tradisional Populer di Taiwan Dialog Multi Pemangku Kepentingan: Membuka Jalan Perekrutan yang Adil dan Etis Menteri Mukhtarudin Gunakan Formula 60:40 Dalam Pelindungan dan Penempatan Pekerja Migran Yuswati, PMI Simpenan Sukabumi Kritis di Abu Dhabi, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan Akibat Ditempatkan Ilegal, Ahli Waris Tidak Dapat Santunan Kematian Rp100 juta

Berita

Tim KDM Sukses Tekan Sponsor untuk Pulangkan Edah dari Jeddah, Bayar Denda dan Uang Kerohiman

badge-check


					Poto bersama usai mediasi kasus Edah, Tim Jabis Karawang, Persatuan Buruh Migran, Disnakertrans Karawang, BP3MI Karawang Perbesar

Poto bersama usai mediasi kasus Edah, Tim Jabis Karawang, Persatuan Buruh Migran, Disnakertrans Karawang, BP3MI Karawang

Pada mediasi panjang yang dilaksanakan di Disnakertrans Karawang, Tim Kang Dedi Mulyadi (KDM) dari Jabar Istimewa (Jabis) berhasil menekan sponsor H. Syarif Hasyim asal Banteng Ompong Desa Cikarang Kecamatan Cilamaya Wetan untuk membayar denda muassasah, pengadaan tiket pulang dan uang kerohiman.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Jabis Karawang Syarifuddin S.H, M.H, usai mediasi pada Senin sore, 27 Oktober 2025 di Disnakertrans Karawang.

“Kami mengapresiasi niat baik sponsor yang sudah bersedia untuk membayar denda muassasah, pengadaan tiket pulang dan uang kerohiman untuk Ibu Edah yang saat ini masih di shelter KJRI Jeddah,” ujarnya kepada para wartawan.

“Dengan adanya pembayaran tersebut, pemulangan Ibu Edah lebih cepat, Intinya yang penting Ibu Edah dipulangkan dulu,” tambahnya.

Diteruskan perhari ini, pihak sponsor H. Syarif Hasyim sudah membayar denda kepada Syarikah (agensi) melalui petugas KJRI Jeddah. Selain itu juga telah membayar uang kerohiman untuk Ibu Edah.

“Terkait nominalnya itu bisa ditanyakan kepada pihak keluarga dan sponsor H. Syarif Hasyim, saya tidak etis untuk menyebutkannya disini,”jelasnya.

Lebih lanjut Syarifuddin S.H, M.H menjelaskan terkait booking tiket atau pembelian tiket itu dilakukan setelah pembayaran denda, status cekal ibu Edah dari Imigrasi Arab Saudi sudah dicabut, dan setelah penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Kami akan pantau terus perkembangannya teknis pemulangannya,” pungkasnya

Sebelumnya, mediasi sempat molor satu setengah jam. Menunggu kedatangan sponsor H. Syarif Hasyim. Hal ini mengakibatkan tim Jabis Karawang marah-marah kepada asisten sponsor bernama Riyan yang sudah hadir di meja perundingan. Saking marahnya sampai menngebrak meja.

Musyawarah yang dipimpin oleh mediator Disnakertrans Ahmad Sogiri ini mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Sehingga sempat dikunjungi oleh Kepala Disnakertrans Ibu Hajjah Romalia Dewi. Namun karena ada panggilan dari DPRD Karawang, sehingga tidak dapat mengikuti.

Dalam prosesnya mediasi memang berjalan alot dan sempat mengalami beberapa kali kebuntuan. Sehingga terpaksa mengadakan beberapa kali kaukus atau pertemuan dengan satu pihak tanpa kehadiran pihak lainnya.

Dalam proses transfer pembayaran denda muassasah, mediasi juga melibatkan petugas KJRI Jeddah melalui video call yang disaksikan oleh para pihak untuk memastikan proses yang transparan.

Setelah berjalan hampir empat jam, akhinrya sekitar pukul 15.00 akhirnya para pihak mendapatkan kesepakatan bersama yang didokumentasikan dalam sebuah berita acara.

Perwakilan keluarga Edah, Haji Entis Sutisna mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memfaslitisi mediasi: Disnakertrans Karawang, BP3MI Karawang, Tim Jabis Karawang, Persatuan Buruh Migran, dan para awak media yang tergerak untuk meliput kasus adik iparnya Edah Binti Mukrodi.

Baca Lainnya

Mabes Polri dan Dirjen Imigrasi Tangkap 251 Warga Asing Pelaku Penipuan Online

9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Kisah Vika, Caregiver Asal Ponorogo yang Jadi Penari Tradisional Populer di Taiwan

8 Mei 2026 - 15:36 WIB

Dialog Multi Pemangku Kepentingan: Membuka Jalan Perekrutan yang Adil dan Etis

7 Mei 2026 - 21:45 WIB

Menteri Mukhtarudin Gunakan Formula 60:40 Dalam Pelindungan dan Penempatan Pekerja Migran

7 Mei 2026 - 19:53 WIB

Yuswati, PMI Simpenan Sukabumi Kritis di Abu Dhabi, Keluarga Mohon Bantuan Pemulangan

6 Mei 2026 - 14:55 WIB

Trending di Abu Dhabi UEA