Menu

Mode Gelap
Masuk Kabinet, Persatuan Buruh Migran Sebut Said Iqbal Penuhi 4 Syarat ‘Manusia Politik’ SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang 4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya Marak Penipuan Loker Luar Negeri, Aktivis Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan LPK

Berita

Syaifullah Yusuf: Keluarga Pekerja Migran Berhak Mendapatkan Bansos dari Pemerintah

badge-check


					Konpress Mensos Saifullah Yusuf dan Menteri P2MI Mukhtarudin | Sumber Antara Perbesar

Konpress Mensos Saifullah Yusuf dan Menteri P2MI Mukhtarudin | Sumber Antara

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memenuhi kriteria berhak menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Untuk itu Kemensos bekerja sama dengan lintas lembaga termasuk dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan perlindungan sosial bagi keluarga pekerja migran di dalam negeri.

Kemensos dan KP2MI terus menyempurnakan pendataan terkait jumlah dan sebaran keluarga PMI sebagai penerima manfaat, sehingga penyaluran bansos tepat sasaran.

Ia menegaskan, keluarga PMI yang berada di kelompok masyarakat rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas atau orang tua yang ditinggalkan di Tanah Air, dapat memperoleh bansos jika memenuhi syarat yang ditetapkan.

“Bansos itu diberikan kepada siapapun yang memenuhi kriteria, khususnya mereka yang masuk dalam desil 1 sampai 4 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” kata Saifullah dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 3 November 2025.

Sampai triwulan 4  tahun 2025, Kemensos telah menyalurkan bansos kepada 390 ribu lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa: sembako murni bagi 8,6 juta lebih KPM, dan penerima ganda program keluarga harapan sekaligus sembako sekitar 9,6 juta KPM.

“Yang pasti, misalnya ada orang tua PMI yang ditinggal anaknya bekerja di luar negeri, lansia, atau penyandang disabilitas, mereka bisa menerima bansos selama masuk kategori yang memenuhi kriteria,” pungkasnya.

Desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, dari yang paling miskin sampai paling sejahtera. Pemerintah telah membagi masyarakat ke dalam 10 desil. Desil 1 sangat miskin, desil 2 miskin, desil 3 hampir miskin, desil 4 rentan miskin, desil 5 pas-pasan, desil 6 sampai dengan 10 menengah keatas. Desil 6 sampai dengan 10 tidak menerima bansos.

Program Kemensos berdasarkan desil:

  1. Program Keluarga Harapan (PKH: Desil 1-4
  2. Program Sembako (BPNT) : Desil 1-5
  3. Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) Desil 1-5
  4. Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi): Desil 1-5

 

Baca Lainnya

Masuk Kabinet, Persatuan Buruh Migran Sebut Said Iqbal Penuhi 4 Syarat ‘Manusia Politik’

7 Juni 2026 - 17:54 WIB

SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran

6 Juni 2026 - 11:13 WIB

Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI

4 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pengurus Perpemindo mengusulkan perbaikan Permen P2MI No. 2 Tahun 2026 Tentang Tata Cata Penempatan oleh Pelaksana Penempatan

Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya

3 Juni 2026 - 22:12 WIB

Trending di Berita