Menu

Mode Gelap
Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas ILO Jakarta: 7 Jenis Biaya Penempatan Yang Harus Ditanggung Oleh Pemberi Kerja

Berita

PSP Indonesia Goes To School: Edukasi Migrasi Kerja Aman di SMK Wirabahari Pekalongan

badge-check


					Foto Istimewa | Ketua PSP Indonesia Muhammad Kafandi dan Kepala Sekolah Pahing, S.T., M.Pd Perbesar

Foto Istimewa | Ketua PSP Indonesia Muhammad Kafandi dan Kepala Sekolah Pahing, S.T., M.Pd

Pekalongan — Suasana aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wirabahari Pekalongan dipenuhi antusiasme ketika Pejuang Suara Pelaut (PSP) Indonesia menghadirkan program PSP Goes To School melalui screening film Before You Board.

Film dokumenter hasil kolaborasi Environmental Justice Foundation (EJF) dan PSP Indonesia ini bertujuan membuka mata para peserta tentang realita kelam yang dialami awak kapal perikanan, khususnya di kapal berbendera Tiongkok: praktik kerja paksa, eksploitasi, hingga pelanggaran hak asasi manusia.

Film sebagai sarana edukasi
Kegiatan nonton bareng (nobar) ini dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan kepada siswa-siswi SMK serta tenaga pendidik mengenai pentingnya migrasi kerja yang aman di sektor perikanan.

Melalui film, peserta diajak memahami proses rekrutmen yang transparan, mengenali potensi risiko di atas kapal, serta strategi menghindari jeratan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kerja paksa.

Partisipasi aktif dan apresiasi sekolah
Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian.

Kepala Sekolah SMK Wirabahari Pekalongan mengapresiasi adanya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya edukasi semacam ini harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Agar calon pekerja perikanan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran sebelum terjun ke dunia kerja,” ujar Kepala SMK Wirabahari, Pahing, S.T., M.Pd pada Kamis, 15 Januari 2026.

Suara nelayan untuk kebijakan
Senada dengan kepala sekolah, perwakilan Forum Komunikasi Perikanan Pekalongan (FKPP), Yudhi H, menilai screening film ini sebagai jembatan penting untuk menyuarakan pengalaman nelayan dan calon pekerja kepada para pemangku kebijakan.

“Dengan begitu, realita di lapangan dapat lebih diperhatikan dalam perumusan kebijakan perikanan.” katanya

Pesan penutup penuh makna
Sementara itu menurut Ketua PSP indonesia, Muhamad Kafandi, dalam closing statemennya mengingatkan bahwa migrasi kerja adalah keputusan besar yang harus diambil dengan penuh kesadaran.

Ia berharap agar siswa-siswi tidak mudah tergiur oleh tawaran rekrutmen instan, janji berlebihan, atau informasi yang tidak transparan.

“Kewaspadaan sejak dini adalah kunci utama untuk mencegah eksploitasi, TPPO, dan kerja paksa,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar

17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek

15 Februari 2026 - 13:02 WIB

Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur

14 Februari 2026 - 15:50 WIB

Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas

13 Februari 2026 - 16:02 WIB

Trending di Berita