Menu

Mode Gelap
Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas ILO Jakarta: 7 Jenis Biaya Penempatan Yang Harus Ditanggung Oleh Pemberi Kerja

Berita

Mbok Cikrak dan Toko Indo Allena Galang Dana Solidaritas untuk Iin Budianti

badge-check


					Mbok Cikrak dan Toko Indo Allena Galang Dana Solidaritas untuk Iin Budianti Perbesar

Taiwan — Solidaritas kemanusiaan lahir dari kepedulian sesama Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Mbok Cikrak dan Toko Indo Allena menggalang dana untuk membantu meringankan biaya perawatan Iin Budianti. Salah seorang PMI asal Karang Anyar, Jawa Tengah, yang tengah berjuang melawan gagal saluran pernafasan dan gangguan jantung di salah satu Rumah Sakit di Taiwan.

Gagal napas adalah kondisi medis serius di mana paru-paru tidak lagi mampu melakukan pertukaran gas secara efektif, menyebabkan darah kekurangan oksigen (hipoksia) atau kelebihan karbon dioksida (hiperkapnia), atau keduanya, yang mengancam fungsi organ vital seperti jantung dan otak, dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Sementara gagal jantung adalah kondisi kronis saat otot jantung melemah sehingga tidak mampu memompa darah kaya oksigen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, bukan berarti jantung berhenti berdetak, tetapi performanya menurun, menyebabkan gejala seperti sesak napas, mudah lelah, dan pembengkakan karena penumpukan cairan, sering kali disebabkan oleh penyakit jantung lain seperti hipertensi atau penyakit koroner.

Menurut Allena, Iin Budianti membutuhkan tindakan medis mendesak berupa pemasangan alat pacu jantung Emco. Namun, untuk perawatan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sementara keluarga Iin Budianti di tanah air tidak memiliki uang yang cukup, bahkan sempat menyerah karena keterbatasan ekonomi,

“Sejak 14 Januari 2026, kami menggalang dana solidaritas sesama PMI Taiwan, ini menjadi harapan utama,” ujarnya pada Jumat, 16 Januari 2026.

Selain itu kami juga mempersilahkan kepada seluruh PMI untuk menyempatkan diri membesuk Iin Budianti sebagai bentuk dukungan moral.

“Donasi dapat ditransfer ke Bank BRI dengan Nomor Rekening: 2167-0100- 9781-561, atas nama: Allena Humanity Project,” jelasnya.

Upaya lain yang sudah dilakukannya, adalah meminta bantuan kepada Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) agar majikan dan agensi turut bertanggung jawab atas kesehatan Iin Budianti.

Baca Lainnya

Bongkar Mafia Perdagangan Orang, FBuminu Seret Pelaku Penempatan Ilegal 11 PMI ke Polda Jabar

17 Februari 2026 - 15:00 WIB

Horor Di Riyadh! Kaki Membusuk Penuh Nanah, PMI Asal Bekasi Malah Diintimidasi Agensi

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Neneng Wijayanti. Di Hong Kong, Pekerja Migran Indonesia Panen Angpao di Hari Raya Imlek

15 Februari 2026 - 13:02 WIB

Respon Cepat: KP2MI dan KEMLU Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran dari Penempatan Non Prosedur

14 Februari 2026 - 15:50 WIB

Yayasan Sakura Akan Gelar Pertemuan Validasi Panduan Pencegahan dan Penanganan TPPO Inklusi Disabilitas

13 Februari 2026 - 16:02 WIB

Trending di Berita