Menu

Mode Gelap
IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan Tempatkan PRT ke Arab Saudi, Kementerian P2MI Jatuhkan Sanksi PT Setia Mulia Kridatama Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

Headline

Celetuk, Diantara Obrolan Dua Menteri

badge-check


					Celetuk, Diantara Obrolan Dua Menteri Perbesar

Pada Rabu, 8 Oktober 2025, sekitar jam 09 WiB, dua orang menteri beserta jajarannya ngobrolin persoalan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Bapak Mukhtarudin bilang Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menghadapi banyak masalah di lapangan.

  1. Modul pelatihan pada BLK milik pemerintah daerah masih beragam antara satu daerah dengan daerah lain, dan belum sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja migran.
  2. Kemampuan PMI juga menjadi persoalan penting. diperlukan pelatihan yang mampu meningkatkan kualitas PMI.
  3. Aturan pemerintah daerah belum sejalan dengan yang lebih tinggi. Perizinan bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di daerah susah alias memerlukan solusi konkret.

Bapak Muhammad Tito Karnavian menanggapi;

  1. Harus ada penyusunan grand design Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sebagai panduan bersama dalam perumusan kebijakan. Agar lebih mudah memetakan aktivitas serta keterlibatan pemangku kepentingan di setiap tahapan, mulai dari persiapan, pemberangkatan, penempatan, hingga pasca pemulangan.
  2. Perlu penguatan kelembagaan KP2MI, baik dari sisi tata kelola maupun regulasi. Contoh, optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah dijalankan oleh sejumlah pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat sistem pelatihan tenaga kerja migran.

Ada yang nyeletuk. Pemda mana sih Pak yang punya BLK Luar Negeri?

 

Baca Lainnya

Sammi, Pekerja Migran Tangguh dari Cilacap, Sekolahkan Anaknya Hingga ke Pendidikan Tinggi

1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Indonesia Anti-Scam Centre Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Penipuan Digital

23 Januari 2026 - 23:13 WIB

Kejatuhan Sang Raja Tipu Kamboja: Kebangkitan dan Runtuhnya Kejayaan Chen Zhi

21 Januari 2026 - 16:16 WIB

Mbok Cikrak dan Toko Indo Allena Galang Dana Solidaritas untuk Iin Budianti

16 Januari 2026 - 07:57 WIB

PSP Indonesia Goes To School: Edukasi Migrasi Kerja Aman di SMK Wirabahari Pekalongan

15 Januari 2026 - 17:10 WIB

Trending di Berita