Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

badge-check


					Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi Perbesar

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengambil langkah tegas dengan mencabut izin tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang beroperasi di Bekasi. Tindakan ini dilakukan karena perusahaan-perusahaan tersebut dinilai lalai dalam memenuhi tanggung jawab terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Ketiga perusahaan tersebut yaitu:

  • PT Multi Intan Amanah Internasional beralamat di Jl. Lingkar Luar Utara Gang Nias No.7, Bekasi Utara. Perusahaan ini tidak menyetorkan kembali uang deposito yang seharusnya digunakan untuk penyelesaian masalah calon PMI.
  • PT Putri Samawa Mandiri berlokasi di Jl. R.H. Umar, Jakamulya, Bekasi Selatan. Perusahaan ini tidak menyelesaikan kewajiban terkait hak-hak PMI yang telah ditempatkan.
  • PT Ramzy Cahaya Karya di Jl. Haji Gamun No. 88, Jatimakmur, Pondok Gede. Perusahaan ini tidak memenuhi kewajiban penyelesaian hak PMI, tidak menambah deposito untuk kebutuhan perselisihan, serta tidak memenuhi syarat izin resmi SIP3MI.

KP2MI menegaskan bahwa pencabutan izin ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia. Pemerintah tidak akan memberi ruang bagi praktik penempatan yang mengabaikan hak, keadilan, dan keselamatan PMI. Setiap lembaga penempatan diwajibkan patuh pada aturan, menyelesaikan hak pekerja, dan menjalankan mandat perlindungan secara penuh.

Langkah ini menjadi pesan jelas bahwa negara berpihak pada Pekerja Migran Indonesia dan akan terus mengawal kualitas lembaga penempatan demi terciptanya penempatan yang aman, bermartabat, dan berkeadilan.

Bagi pekerja migran yang mengalami kendala atau ingin melaporkan permasalahan, KP2MI menyediakan kanal pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0811 8080 141.

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita