Jepang – Nama Kabupaten Sukabumi turut bergema di panggung internasional. Siti Dalfa Elina (20), penari asal Kampung Sumur Kadu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, tampil memukau dalam pembukaan Asian Games 2026 di Oasis 21, Nagoya, Aichi, Jepang, Sabtu (19/9/2026).
Anggota sanggar tari Jampang Warrior Dance Entertainment ini membawakan tari Jaipong Nyi Bentang Ronggeng untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisional Sunda di hadapan publik dunia.
Kesempatan emas ini didapatkan Siti di tengah kesibukannya menempuh pendidikan dan kerja paruh waktu di Jepang. Baru sekitar enam bulan menetap di Toyokawa, Aichi, ia kini tercatat sebagai mahasiswa semester pertama di Nihongo Gakko (sekolah bahasa Jepang) di bawah naungan Sawarabi Academy melalui program beasiswa.
Bagi Siti, mendapat undangan untuk tampil dalam rangkaian pembukaan Asian Games 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain menuntut ilmu, ia bersyukur tetap bisa berkarya sekaligus membawa identitas daerah asalnya ke kancah global.
Masa latihan 20 hari sebelum tampil harus ia selipkan di antara rutinitas harian yang sangat padat. Sejak pukul 09.00 pagi hingga 15.00 sore, Dalfa harus memeras otak belajar bahasa dan budaya Jepang di ruang kelas.
Begitu bel sekolah usai, ia tak bisa langsung merebahkan badan. Demi menopang biaya hidup di perantauan, Dalfa menyambung hari dengan bekerja paruh waktu (arubaito) di sebuah supermarket lokal hingga pukul 21.00 malam.
Siti Kerja Paruh Waktu
“Pulang kerja jam sembilan malam. Nah, dari jam sepuluh malam sampai jam dua belas, kadang sampai jam satu dini hari, baru saya sempatkan latihan menari,” kisahnya dikutip dari detik.
Bagi Siti, kesempatan tampil dalam rangkaian pembukaan Asian Games 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga. Di tengah perjuangan menuntut ilmu dan bekerja keras di negeri orang, ia tetap bisa berkarya sekaligus membawa identitas daerah asalnya ke kancah global.









