Menu ✖

Mode Gelap
KBRI Amman Yordania, Resmi Tunjuk Pengacara untuk Pemenuhan Gaji Susi Selama 13 Tahun Mbok Cikrak: PMI Taiwan Harus Tau, Aturan Baru EVA Air, Kelebihan Bagasi 1 Kg Bisa Kena Denda NT$ 4.000! Cegah Penipuan Online, MCH Gelar Pelatihan Pencegahan Penipuan Online untuk Pekerja Migran di Hong Kong Tergiur Iming-Iming, Remaja Bogor Dijual Ke Mafia Judi Online Di Kamboja DPP SAKTI Desak Menteri P2MI Terbitkan Permen Transisi Perizinan dari SIUKAK ke SIP3MI Selamat Pulang, Mary Jane

Berita

Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi

badge-check


					Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi Perbesar

Jakarta-Omsih (30) salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bekasi Jawa Barat yang jahitan operasinya jebol, dikabarkan hari ini sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan oleh bapak kandungnya Ondih pada Minggu, 07 Desember 2025.

Menurut Ondih, pada saat diruang tunggu bandara Arab Saudi, anaknya sempat mengubungi ponselnya. “Dia mengabarkan akan terbang ke Indonesia, jadi malam ini saya akan menjemputnya di bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya

Diteruskan, seminggu sebelumnya Ondih pernah mendapatkan informasi pengurus Persatuan Buruh Migran bahwa anaknya akan dipulangkan pada 29 November 2025.

“Namun entah kenapa, pada saat itu Omsih yang sudah diantar sampai di Bandara Arab Saudi, dipulangkan lagi. Saya hubungi ponselnya tapi tidak aktif. Sehingga saya jadi khawatir. Bahkan tadinya besok Senin mau bikin laporan ke KP2MI didampingi Persatuan Buruh Migran” katanya.

Sebelumnya, Omsih disalurkan oleh Agensi Tamkin Lilmawarid Albashyariyah untuk bekerja di keluarga Madam Rere di Yanbu Arab Saudi. Anggota keluarga ini jumlahnya ada 6 (enam) orang. Rumahnya besar berlantai tiga.

Kondisi kerjanya sangat tidak layak. Dia memulai pekerjaannya dari jam 5 pagi sampai dengan jam 10 malam. Mulai dari menyiapkan sarapan buat anak-anak, lalu membersihkan rumah, ngosek WC, menyapu, mengepel, ngelap pintu, kaca, dinding, mencuci baju, jemur, menyetrika, mencuci karpet yang panjang dan tebal, serta semua yang ada di rumah dikerjakannya sendiri. Dan yang paling berat yaitu setiap hari harus mengangkut galon dari lantai satu sampai lantai tiga.

Karena itulah jahitan bekas operasinya jebol sehingga mengeluarkan darah dan nanah.

 

 

Baca Lainnya

KBRI Amman Yordania, Resmi Tunjuk Pengacara untuk Pemenuhan Gaji Susi Selama 13 Tahun

30 September 2026 - 20:54 WIB

Mbok Cikrak: PMI Taiwan Harus Tau, Aturan Baru EVA Air, Kelebihan Bagasi 1 Kg Bisa Kena Denda NT$ 4.000!

30 September 2026 - 17:31 WIB

Cegah Penipuan Online, MCH Gelar Pelatihan Pencegahan Penipuan Online untuk Pekerja Migran di Hong Kong

30 September 2026 - 16:46 WIB

Tergiur Iming-Iming, Remaja Bogor Dijual Ke Mafia Judi Online Di Kamboja

29 September 2026 - 22:52 WIB

DPP SAKTI Desak Menteri P2MI Terbitkan Permen Transisi Perizinan dari SIUKAK ke SIP3MI

28 September 2026 - 17:36 WIB

Trending di Berita