Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah” Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan Imam Syafi’i: Terkait Pengesahan Perjanjian Kerja Laut, Permen P2MI 3/2026 Menyimpang dari PP 22/2022

Berita

Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi

badge-check


					Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi Perbesar

Jakarta-Omsih (30) salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bekasi Jawa Barat yang jahitan operasinya jebol, dikabarkan hari ini sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan oleh bapak kandungnya Ondih pada Minggu, 07 Desember 2025.

Menurut Ondih, pada saat diruang tunggu bandara Arab Saudi, anaknya sempat mengubungi ponselnya. “Dia mengabarkan akan terbang ke Indonesia, jadi malam ini saya akan menjemputnya di bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya

Diteruskan, seminggu sebelumnya Ondih pernah mendapatkan informasi pengurus Persatuan Buruh Migran bahwa anaknya akan dipulangkan pada 29 November 2025.

“Namun entah kenapa, pada saat itu Omsih yang sudah diantar sampai di Bandara Arab Saudi, dipulangkan lagi. Saya hubungi ponselnya tapi tidak aktif. Sehingga saya jadi khawatir. Bahkan tadinya besok Senin mau bikin laporan ke KP2MI didampingi Persatuan Buruh Migran” katanya.

Sebelumnya, Omsih disalurkan oleh Agensi Tamkin Lilmawarid Albashyariyah untuk bekerja di keluarga Madam Rere di Yanbu Arab Saudi. Anggota keluarga ini jumlahnya ada 6 (enam) orang. Rumahnya besar berlantai tiga.

Kondisi kerjanya sangat tidak layak. Dia memulai pekerjaannya dari jam 5 pagi sampai dengan jam 10 malam. Mulai dari menyiapkan sarapan buat anak-anak, lalu membersihkan rumah, ngosek WC, menyapu, mengepel, ngelap pintu, kaca, dinding, mencuci baju, jemur, menyetrika, mencuci karpet yang panjang dan tebal, serta semua yang ada di rumah dikerjakannya sendiri. Dan yang paling berat yaitu setiap hari harus mengangkut galon dari lantai satu sampai lantai tiga.

Karena itulah jahitan bekas operasinya jebol sehingga mengeluarkan darah dan nanah.

 

 

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht

16 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara

15 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah”

15 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi

14 Agustus 2026 - 18:41 WIB

AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan

14 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Trending di Berita