Kebakaran besar melanda tiga blok apartemen di Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, sekitar pukul 14.51 WIB pada Rabu, 26 November 2025. Di kompleks ini terdapat 8 bangunan, dengan jumlah hunian mencapai 2.000 apartemen, dan menampung kurang lebih 4.800 orang.
Info terbaru korban jiwa mencapai 44 orang tewas,termasuk seorang petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 279 penghuni masih dilaporkan hilang atau terjebak. 700 penghuni berhasil dievakuasi ke penampungan sementara.
Menurut Aini salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah mengatakan jika di lokasi tersebut banyak PMI yang bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga dan merawat orang tua (care giver).
Raya Ayu Nur salah seorang PMI mengaku kehilangan kontak dengan kakaknya yang bekerja di apartemen yang pertama kali terbakar. Oleh karenanya dia meminta bantuan kepada teman-temannya untuk mencari kakaknya yang tidak ada kabar sejak jam 2.11.
“tolong yang melihat saat kejadian, kami sekeluarga kuatir,” ujarnya panik meminta bantuan.
Sementara itu Bundaa Rafif yang terus mengamati dan memantau kebakaran ini, mengupdate baru ada 2 Cece (kakak perempuan) Indonesia yang diketahui hilang kontak yaitu: Sri Wahyuni dan Fatonah.
“Terupdate kini meningkat 44 orang dinyatakan meninggal, akunku kespam lagi nggak bisa balas komenan kalian, semoga ada keajabian ya Tuhan, semoga kedua cece Ini diberikan keselamatan,” doanya.
Kesaksian Bundaa Rafif, di keramaian kebakaran Taipo itu majikan selalu memanggil mba Fatonah sampai tengah malam namun belum ketemu. Dikabarkan mba Fatonah ini berasal dari Kabupaten Pati Jawa Tengah.








