Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Berita

Kebakaran di Hong Kong, 2 orang Pekerja Migran Indonesia dinyatakan Hilang Kontak

badge-check


					Kebakaran di Hong Kong, 2 orang Pekerja Migran Indonesia dinyatakan Hilang Kontak Perbesar

Kebakaran besar melanda tiga blok apartemen di Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, sekitar pukul 14.51 WIB pada Rabu, 26 November 2025. Di kompleks ini terdapat 8 bangunan, dengan jumlah hunian mencapai 2.000 apartemen, dan menampung kurang lebih 4.800 orang.

Info terbaru korban jiwa mencapai 44 orang tewas,termasuk seorang petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 279 penghuni masih dilaporkan hilang atau terjebak. 700 penghuni berhasil dievakuasi ke penampungan sementara.

Menurut Aini salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah mengatakan jika di lokasi tersebut banyak PMI yang bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga dan merawat orang tua (care giver).

Raya Ayu Nur salah seorang PMI mengaku kehilangan kontak dengan kakaknya yang bekerja di apartemen yang pertama kali terbakar. Oleh karenanya dia meminta bantuan kepada teman-temannya untuk mencari kakaknya yang tidak ada kabar sejak jam 2.11.

“tolong yang melihat saat kejadian, kami sekeluarga kuatir,” ujarnya panik meminta bantuan.

Sementara itu Bundaa Rafif yang terus mengamati dan memantau kebakaran ini,  mengupdate baru ada 2 Cece (kakak perempuan) Indonesia yang diketahui hilang kontak yaitu: Sri Wahyuni dan Fatonah.

“Terupdate kini meningkat 44 orang dinyatakan meninggal, akunku kespam lagi nggak bisa balas komenan kalian, semoga ada keajabian ya Tuhan, semoga kedua cece Ini diberikan keselamatan,” doanya.

Kesaksian Bundaa Rafif, di keramaian kebakaran Taipo itu majikan selalu memanggil mba Fatonah sampai tengah malam namun belum ketemu. Dikabarkan mba Fatonah ini berasal dari Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita