Menu ✖

Mode Gelap
Kasus Gibran, Hukum Indonesia Hanya Tegas Bagi Rakyat Kecil PMI Tangerang, Sakit Parah di Riyadh Usai Nekat Kerja Jalur Umrah, Asiyah Mohon Anaknya Dipulangkan Aksi Di Depan Mahkamah Agung, Jati Tuntut Delapan Kebijakan Anti Hukuman Mati SAKTI, Awak Kapal Dilupakan UU Pelindungan Ketenagakerjaan PMI Cirebon Dituduh Mencuri Duit Majikan Sebesar RM10.200 atau setara dengan Rp44,6 juta Aturan Baru: PMI yang Berangkat Lewat P3MI, Kini Bisa Lanjut Kerja Secara Mandiri

Abu Dhabi UEA

PBM Tangerang Berhasil Pulangkan Aisah, PMI Tangerang yang Alami Pendarahan di Abu Dhabi

badge-check


					Bandara Soetta Sumber Ekonomi Bisnis Perbesar

Bandara Soetta Sumber Ekonomi Bisnis

Tangerang — Persatuan Buruh Migran (PBM)Tangerang berhasil memulangkan Aisah (38), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tangerang yang sempat mengalami pendarahan hebat akibat beban kerja terlampau berat saat bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Hal ini disampaikan oleh salah seorang pengurus PBM Tangerang, Yatna melalui keterangan tertulis.

Menurut Yatna, Aisah dipulangkan oleh Agennya pada 29 September 2026, dan sampai di Bandara Soetta pada tanggal 30 September 2026.

“Alhamdulah, pewawat yang membawa Aisah berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB,” ujarnya (01/10/2026)

Menariknya, ada cerita unik di balik momen kepulangannya. Saking semangat dan bahagianya bisa kembali ke Tanah Air, Aisah sengaja tidak memberi tahu sang suami untuk menjemputnya di bandara. Tanpa menunggu lama, begitu keluar dari terminal kedatangan, ia langsung memilih naik bus jurusan Tangerang dan pulang secara mandiri.

“Ya gapapa sih, Terminal 3 Bandara Soetta kan di Tangerang juga, jadi lokasinya memang dekat,” kata Yatna.

Aksi spontan tersebut membuat sang suami, Samsuri, terkejut sekaligus lega luar biasa saat mendapati istrinya tiba-tiba sudah berada di rumah.

Samsuri, yang selama hampir satu bulan tanpa lelah terus berjuang untuk memulangkan istrinya, mengaku sangat bersyukur perjuangan panjangnya akhirnya membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, rasa bersyukur dan lega luar biasa akhirnya istri saya bisa kembali ke rumah dengan selamat. Perjuangan dan proses koordinasi selama satu bulan terakhir tidak sia-sia,” ujar Samsuri.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi calon PMI yang memiliki riwayat medis tertentu, khususnya operasi caesar.

Menurut Vio, salah seorang aktivis buruh migran asal Hong Kong, calon pekerja yang pernah menjalani operasi caesar diimbau untuk memberikan jeda pemulihan yang cukup, minimal empat tahun setelah operasi, sebelum memutuskan untuk kembali bekerja di luar negeri guna menghindari risiko medis fatal akibat beban kerja fisik yang berat.

Baca Lainnya

PMI Tangerang, Sakit Parah di Riyadh Usai Nekat Kerja Jalur Umrah, Asiyah Mohon Anaknya Dipulangkan

9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aksi Di Depan Mahkamah Agung, Jati Tuntut Delapan Kebijakan Anti Hukuman Mati

8 Oktober 2026 - 18:42 WIB

SAKTI, Awak Kapal Dilupakan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

PMI Cirebon Dituduh Mencuri Duit Majikan Sebesar RM10.200 atau setara dengan Rp44,6 juta

7 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Aturan Baru: PMI yang Berangkat Lewat P3MI, Kini Bisa Lanjut Kerja Secara Mandiri

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Trending di Berita