Menu ✖

Mode Gelap
Kasus Gibran, Hukum Indonesia Hanya Tegas Bagi Rakyat Kecil PMI Tangerang, Sakit Parah di Riyadh Usai Nekat Kerja Jalur Umrah, Asiyah Mohon Anaknya Dipulangkan Aksi Di Depan Mahkamah Agung, Jati Tuntut Delapan Kebijakan Anti Hukuman Mati SAKTI, Awak Kapal Dilupakan UU Pelindungan Ketenagakerjaan PMI Cirebon Dituduh Mencuri Duit Majikan Sebesar RM10.200 atau setara dengan Rp44,6 juta Aturan Baru: PMI yang Berangkat Lewat P3MI, Kini Bisa Lanjut Kerja Secara Mandiri

Berita

Mbok Cikrak: PMI Taiwan Harus Tau, Aturan Baru EVA Air, Kelebihan Bagasi 1 Kg Bisa Kena Denda NT$ 4.000!

badge-check


					Mbok Cikrak Taiwan | Istimewa Perbesar

Mbok Cikrak Taiwan | Istimewa

Taipei — Bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan yang berencana pulang ke Tanah Air menggunakan maskapai EVA Air, harap ekstra hati-hati saat mengemas barang bawaan.

Pegiat PMI Taiwan, Mbok Cikrak, mewanti-wanti adanya perubahan aturan tarif kelebihan bagasi (overweight) yang berlaku mulai 29 September 2026 lalu.

Dalam penjelasannya, Mbok Cikrak menegaskan bahwa skema denda untuk kelebihan berat bagasi kini jauh lebih mahal dibanding sebelumnya.

“Wajib tahu buat teman-teman yang mau pulang ke Indonesia. Mulai tanggal 29 September kemarin, ada aturan baru soal perbagasian EVA Air. Kalau barang kalian kelebihan 1 sampai 10 kilogram, denda yang harus dibayar sekarang mencapai NT$ 4.000 (setara Rp2,2 juta) lebih. Padahal dulu kan cuma NT$ 2.000 (setara Rp1,1 juta) -an,” ujar Mbok Cikrak melalui videonya (30/09/2026).

Satu Hal yang perlu diperhatikan, besaran denda kelebihan berat 1–10 kg tersebut kini disamakan dengan tarif membeli satu jatah bagasi baru. Menurut Mbok Cikrak, hal ini tentu sangat merugikan jika penumpang hanya kelebihan beban sedikit.

“Jangan sampai kalian bayar mahal sampai 4.000 NTD lebih cuma gara-gara kelebihan beban 3 atau 4 kilo. Makanya, sebelum berangkat ke bandara, persiapkan dan timbang dulu barang bawaan kalian dengan teliti,” pesannya.

Mbok Cikrak juga menceritakan pengalamannya hari ini saat membantu seorang PMI yang hampir kena denda akibat aturan anyar tersebut.

“Tadi ada mbaknya yang telepon aku berulang kali pas aku lagi live dan sibuk. Dia hampir kena denda 4.000 NTD lebih di bandara gara-gara kelebihan beban,” tambah Mbok Cikrak.

Ia menghimbau agar seluruh PMI Taiwan saling mengingatkan dan membagikan informasi ini kepada rekan-rekan sesama pekerja migran agar tidak ada lagi yang kaget saat melakukan proses check-in di bandara.

Baca Lainnya

PMI Tangerang, Sakit Parah di Riyadh Usai Nekat Kerja Jalur Umrah, Asiyah Mohon Anaknya Dipulangkan

9 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aksi Di Depan Mahkamah Agung, Jati Tuntut Delapan Kebijakan Anti Hukuman Mati

8 Oktober 2026 - 18:42 WIB

SAKTI, Awak Kapal Dilupakan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

PMI Cirebon Dituduh Mencuri Duit Majikan Sebesar RM10.200 atau setara dengan Rp44,6 juta

7 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Aturan Baru: PMI yang Berangkat Lewat P3MI, Kini Bisa Lanjut Kerja Secara Mandiri

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Trending di Berita