Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

badge-check


					Kerjasama Bilateral Indonesia-Jerman untuk Peningkatan SDM kesehatan dan teknologi tinggi | Sumber KP2MI Perbesar

Kerjasama Bilateral Indonesia-Jerman untuk Peningkatan SDM kesehatan dan teknologi tinggi | Sumber KP2MI

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, mengadakan kerja sama bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin 15 Juni 2026.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyampaikan hal ini kepada para wartawan di kantornya Jalan MT Haryono Kavling 52, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu 17 Juni 2026 lalu.

Menurut Mukhtarudin, kerjasama tersebut terkait dengan peningkatan Sumber Daya Manusia disektor kesehatan, khususnya keperawatan. Sektor yang merupakan salah satu pilar kekuatan talenta Indonesia untuk bersaing secara global dengan standardisasi yang tepat.

“Pada pertemuan tersebut, Presiden Prabowo sangat apresiasi penandatanganan Letter of Intent (LoI) mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa visi Indonesia tidak berhenti pada sektor domestik dan kesehatan saja.

Presiden Prabowo secara lugas mendorong Pemerintah Jerman untuk memperluas komitmen ini ke industri-industri yang padat teknologi dan membutuhkan keahlian khusus bagi generasi muda di masa depan di sektor teknologi tingkat tinggi (high-tech), digitalisasi dan industri hijau.

Kesepakatan Strategis Global Skills Partnership

“Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi penempatan Pekerja Migran Indonesia sektor formal di Eropa,” jelasnya.

Menteri Mukhtarudin menilai bahwa langkah konkret ini untuk memastikan talenta keperawatan tidak hanya mendapatkan peluang kerja yang luas di luar negeri, tetapi juga jaminan bahwa mereka bekerja melalui jalur yang aman, legal, transparan, dan berkualitas.

Perluasan ke Sektor Teknologi Masa Depan

Dengan adanya kesepakatan strategis ini, KP2MI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penyedia tenaga kerja, tetapi juga pelindung utama hak-haknya di luar negeri.

“Penguatan kompetensi yang terstruktur dan kepatuhan penuh pada jalur prosedural, kerja sama bilateral ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan talenta profesional Indonesia di panggung global, sekaligus membawa pulang inovasi demi kemajuan industri di tanah air,” imbuh Menteri P2MI.

Imbauan kepada Calon Pekerja Migran

Menteri Mukhtarudin mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat meniti karier di luar negeri, untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pemerintah berkomitmen penuh menyediakan fasilitas pelatihan bahasa dan kompetensi teknis yang memadai.

“Peluang kerja dunia kini terbuka sangat lebar, salah satunya ke Jerman. Kami meminta masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan terus meningkatkan kompetensi diri. Pastikan untuk selalu menggunakan jalur resmi dan prosedural demi keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan selama bekerja di negara penempatan,” pungkas Menteri Mukhtarudin

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita