Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Berita

Cerita PMI Hong Kong Asal Ngentrong Tulungagung: Selamat dari Kebakaran, Kini Menunggu Pulang

badge-check


					Cerita PMI Hong Kong Asal Ngentrong Tulungagung: Selamat dari Kebakaran, Kini Menunggu Pulang Perbesar

Emi, salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hong Kong dikabarkan selamat dari tragedi kebakaran dahsyat yang melanda kompleks Wang Fuk Court Tai Po Hong Kong para Rabu, 26 November 2025 lalu. PMI asal Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung Jawa Timur ini masih masih dirawat di RS Alice Ho , (Lataso) Lantai 5, Nomor 30.

Hal ini sampaikan oleh beberapa aktivis Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong melalui unggahan di media sosial pada Senin, 8 Desember 2025.

Diceritakan, pada pukul 18.00 sore, saat alarm kebakaran berbunyi, mereka yang sedang bersantai segera bergegas turun. Beruntung, ia masih sempat menggunakan lift untuk menyelamatkan diri. Meski diketahui memiliki riwayat darah tinggi dan sering pusing, Alhamdulillah ia selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit. Semua perawatan diatur oleh majikan.

Emi menceritakan pengalamannya. Selama 10 tahun ia bekerja menjaga seorang kakek dan seorang siuce (majikan perempuan). Majikannya dikenal sangat baik, dan nasib baik masih berpihak kepadanya ketika terjadi kebakaran di kawasan Tai Po.

Sang kakek dirawat di rumah sakit berbeda. Namun, karena sudah sangat dekat, kakek tidak mau dirawat oleh siapa pun selain dirinya. Sayangnya, ia sendiri juga harus dirawat karena mengalami trauma mendalam setelah melihat kobaran api yang membakar rumah plet tempat ia tinggal.

Sementara itu, siuce dikabarkan tidak menjenguknya. Hal ini dimaklumi karena siuce juga mengalami trauma berat akibat rumahnya ludes terbakar. Untungnya, para PMI lain bergantian menjenguknya untuk memberikan dukungan.

Kini pihak agensi sedang mengurus kepulangannya ke Indonesia. Harapannya, ia segera pulih, sehat, dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Ia adalah salah satu pahlawan devisa yang telah berjuang di negeri orang

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita