Menu

Mode Gelap
Eni Lestari Raih Penghargaan Artidjo Alkostar 2026 dari FH UII, Bukti Pengakuan Perjuangan Buruh Migran Hari Pelaut Sedunia: Mengenang Hilangnya Kapal LCT CITA XX, 1,5 Tahun Tanpa Kepastian Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

Berita

KP2MI Bekerja Sama dengan Kemenkop Wujudkan Koperasi Pekerja Migran Indonesia

badge-check


					Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono Perbesar

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono

Jakarta. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk mewujudkan Koperasi Pekerja Migran sebagai instrumen keberlanjutan kerja mulai dari Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) hingga bagi para purna migran.

Menteri P2MI Mukhtarudin menekankan pentingnya kerja sama antar kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja migran.

“Kita mendorong terbentuknya Koperasi Pekerja Migran sesuai dengan harapan Kemenkop saat ini,” ujar Menteri Mukhtarudin, di Kantor Kementerian Koperasi, Jumat (31/10/2025).

Salah satu fokus utama dari Kementerian Koperasi adalah program pembentukan Koperasi Desa kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan mencapai 81 ribu unit di seluruh Indonesia.

Program tersebut, kata Menteri Mukhtarudin harus terintegrasi dengan 23 alai Pelayanan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) yang akan menjadi pusat pelatihan dan pendampingan para pekerja migran di daerah.

“Kami mohon dukungan dan siap bekerja sama dalam sosialisasi serta edukasi. Karena pekerja migran purna ini memiliki keunggulan kompetitif yakni skill, pengalaman, dan kemampuan bahasa,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Sementara itu, menurut Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Koperasi Pekerja Migran menjadi solusi strategis Pekerja Migran Indonesia. “Uangnyanya bisa dikembangkan agar bermanfaat jangka panjang. Kami sangat mendukung KP2MI dalam pembentukan koperasi ini,” ujar Ferry.

Ferry berharap, pekerja migran purna menjadi anggota koperasi, karena mereka punya kelebihan, bahasa, pengalaman, dan bisa menjadi akselerator kemajuan pasca-penempatan.

Baca Lainnya

Eni Lestari Raih Penghargaan Artidjo Alkostar 2026 dari FH UII, Bukti Pengakuan Perjuangan Buruh Migran

24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Hari Pelaut Sedunia: Mengenang Hilangnya Kapal LCT CITA XX, 1,5 Tahun Tanpa Kepastian

24 Juni 2026 - 10:52 WIB

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Trending di Berita