Menu

Mode Gelap
Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI Dua Dekade Mengabdi, Indonesian Family Network Terima Penghargaan Pekerja Migran Teladan 2026 Kombes Pol Ni Made Pujewati, Serahkan Dua Tersangka Penempatan PMI Ilegal ke Kejaksaan NTB KP2MI Selaraskan Narasi Tunggal Program Direktif Presiden Prabowo SMK Go Global Wakil Ketua MPR-RI, Lestari Moerdijat, Dorong Revisi UU Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Berita

KP2MI Bekerja Sama dengan Kemenkop Wujudkan Koperasi Pekerja Migran Indonesia

badge-check


					Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono Perbesar

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono

Jakarta. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk mewujudkan Koperasi Pekerja Migran sebagai instrumen keberlanjutan kerja mulai dari Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) hingga bagi para purna migran.

Menteri P2MI Mukhtarudin menekankan pentingnya kerja sama antar kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja migran.

“Kita mendorong terbentuknya Koperasi Pekerja Migran sesuai dengan harapan Kemenkop saat ini,” ujar Menteri Mukhtarudin, di Kantor Kementerian Koperasi, Jumat (31/10/2025).

Salah satu fokus utama dari Kementerian Koperasi adalah program pembentukan Koperasi Desa kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan mencapai 81 ribu unit di seluruh Indonesia.

Program tersebut, kata Menteri Mukhtarudin harus terintegrasi dengan 23 alai Pelayanan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) yang akan menjadi pusat pelatihan dan pendampingan para pekerja migran di daerah.

“Kami mohon dukungan dan siap bekerja sama dalam sosialisasi serta edukasi. Karena pekerja migran purna ini memiliki keunggulan kompetitif yakni skill, pengalaman, dan kemampuan bahasa,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Sementara itu, menurut Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Koperasi Pekerja Migran menjadi solusi strategis Pekerja Migran Indonesia. “Uangnyanya bisa dikembangkan agar bermanfaat jangka panjang. Kami sangat mendukung KP2MI dalam pembentukan koperasi ini,” ujar Ferry.

Ferry berharap, pekerja migran purna menjadi anggota koperasi, karena mereka punya kelebihan, bahasa, pengalaman, dan bisa menjadi akselerator kemajuan pasca-penempatan.

Baca Lainnya

Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih

25 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI

24 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Dua Dekade Mengabdi, Indonesian Family Network Terima Penghargaan Pekerja Migran Teladan 2026

21 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Kombes Pol Ni Made Pujewati, Serahkan Dua Tersangka Penempatan PMI Ilegal ke Kejaksaan NTB

21 Agustus 2026 - 14:10 WIB

KP2MI Selaraskan Narasi Tunggal Program Direktif Presiden Prabowo SMK Go Global

20 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Trending di Berita