Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Tokoh

Kang Dul: Sosok yang Menjadi Penggerak Solidaritas PMI di Riyadh

badge-check


					Abdul Aziz Rasman alias Kang Dul | Sumber dokumen pribadi Perbesar

Abdul Aziz Rasman alias Kang Dul | Sumber dokumen pribadi

Abdul Aziz Rasman, atau akrab disapa Kang Dul, lahir di Indramayu pada 8 Oktober. Sejak 13 tahun lalu ia merantau ke Riyadh, Arab Saudi, bekerja sebagai driver antar jemput pelajar Madrasah Enayah. Namun, di balik profesi yang sederhana itu, Kang Dul menjelma menjadi sosok penting bagi komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia kini dipercaya sebagai manajer Wiralodra Community Saudi Arabia, sebuah wadah yang menyatukan PMI lewat kegiatan sosial, olahraga, dan kebersamaan.

Jejak Pesantren, Prinsip Hidup

Sebelum merantau, Kang Dul pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul Mutaallimin Babakan Ciwaringin, Cirebon. Dari pesantren itulah ia membawa prinsip hidup yang terus ia pegang teguh: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Prinsip ini bukan sekadar kata-kata, melainkan napas yang menggerakkan setiap langkahnya di tanah rantau.

Tidak Pernah Diam

Kang Dul dikenal sebagai sosok yang “tidak bisa diam.” Ketika mendengar ada PMI yang sakit, ia segera mengajak teman-temannya untuk menjenguk. Selain bernilai ibadah, kehadirannya membuat pasien merasa tidak sendirian, seolah ada keluarga pengganti di negeri orang.

“Kita harus saling jaga, karena di sini kita jauh dari keluarga,” begitu ia selalu mengingatkan.

Menggerakkan Kebersamaan Lewat Olahraga

Selain kepedulian sosial, Kang Dul juga rajin menggerakkan kegiatan positif. Ia membentuk klub futsal PMI di Riyadh, mengorganisir pertandingan, dan menjadikan olahraga sebagai wadah mempererat persaudaraan.

Puncaknya, setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, Kang Dul memastikan suasana tetap semarak. Lapangan bola menjadi arena tawa, sorak, dan rasa bangga yang meneguhkan identitas kebangsaan di tanah rantau.

Sosok Inspiratif di Tanah Rantau

Kang Dul bukan sekadar sopir antar jemput. Ia adalah penggerak solidaritas, penjaga semangat, dan pengikat kebersamaan. Dari Indramayu hingga Riyadh, dari pesantren hingga komunitas migran, ia membuktikan bahwa solidaritas bisa lahir dari hal-hal sederhana: menjenguk teman sakit, mengajak berolahraga, dan merayakan kemerdekaan bersama.

Kang Dul: Sedikit nama banyak cerita. Menebar manfaat bagi sesama!

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

18 September 2026 - 21:54 WIB

PMI Lampung Tengah, Eka Yuliana, Beberkan Pengalaman Proses Penempatan Kerja ke Taiwan

17 September 2026 - 20:06 WIB

Trending di Berita