Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Yayasan Mawar Bina Insani Hadirkan Bimtek Chef MBG Berstandar Halal & Profesional

badge-check


					Peserta Bimtek dan Sertifikasi Chef MBG Perbesar

Peserta Bimtek dan Sertifikasi Chef MBG

Cirebon – Yayasan Mawar Bina Insani sukses menyelenggarakan program bimbingan teknis (bimtek) & sertifikasi bagi juru masak (chef) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Batch 3 di Pondok Pesantren (Ponpes) Tugu Dalem Kota Cirebon.

Kegiatan selama tiga hari ini diikuti oleh 19 peserta dan diakhiri dengan uji kompetensi oleh tiga orang asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Maestro Pariwisata yaitu: Harry Satrio, Estu Raharjo dan Herlan Syafii.

Didi Kusnadi Pemilik Yayasan Mawar Bina Insani

Hal ini disampaikan oleh ketua panitia sekaligus pemilik Yayasan Mawar Bina Insani Didi Kusnadi melalui rilisnya pada 25 November 2025.

Menurut purna pekerja migran Korea Selatan ini, bimtek yang diselenggarakannya tidak sembarangan, tapi bimtek plus-plus. Plus-plusnya yaitu peningkatan kapasitas pemahaman tentang kehalalan, higienitas, spiritual dan jejaring usaha.

“Kami ingin juru masak MBG memiliki kompetensi profesional sekaligus memahami tanggung jawab moralnya. Makanan itu bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang keberkahan,” jelas pemilik brand busana muslim Mawar Fashion yang berdomisi di Desa Kebonturi Kecamatan Arjawinangun Cirebon.

Plus lainnya para peserta juga mendapat wawasan tentang sejarah Islam di Cirebon, sehingga memperkaya perspektif mereka dalam menjalankan tugasnya.

Proses pembelajaran yang menyenangkan ternyata menarik anstusiasme peserta, sehingga program ini mendapatkan request dari calon peserta dari Kabupaten Majalengka.

“Diharapkan para peserta bimtek itu menjadi pribadi berilmu dan bersertifikat serta memiliki jiwa enterprener yang mandiri secara ekonomi dan memiliki kualitas pelayanan untuk masyarakat, dengan standar halal dan profesional,” pungkas Ketua Umum Asosiasi Pemberdayaan Purna Migran Indonesia Korea (APPIK)

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita