Menu

Mode Gelap
IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan Tempatkan PRT ke Arab Saudi, Kementerian P2MI Jatuhkan Sanksi PT Setia Mulia Kridatama Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

Berita

Yayasan Mawar Bina Insani Hadirkan Bimtek Chef MBG Berstandar Halal & Profesional

badge-check


					Peserta Bimtek dan Sertifikasi Chef MBG Perbesar

Peserta Bimtek dan Sertifikasi Chef MBG

Cirebon – Yayasan Mawar Bina Insani sukses menyelenggarakan program bimbingan teknis (bimtek) & sertifikasi bagi juru masak (chef) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Batch 3 di Pondok Pesantren (Ponpes) Tugu Dalem Kota Cirebon.

Kegiatan selama tiga hari ini diikuti oleh 19 peserta dan diakhiri dengan uji kompetensi oleh tiga orang asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Maestro Pariwisata yaitu: Harry Satrio, Estu Raharjo dan Herlan Syafii.

Didi Kusnadi Pemilik Yayasan Mawar Bina Insani

Hal ini disampaikan oleh ketua panitia sekaligus pemilik Yayasan Mawar Bina Insani Didi Kusnadi melalui rilisnya pada 25 November 2025.

Menurut purna pekerja migran Korea Selatan ini, bimtek yang diselenggarakannya tidak sembarangan, tapi bimtek plus-plus. Plus-plusnya yaitu peningkatan kapasitas pemahaman tentang kehalalan, higienitas, spiritual dan jejaring usaha.

“Kami ingin juru masak MBG memiliki kompetensi profesional sekaligus memahami tanggung jawab moralnya. Makanan itu bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang keberkahan,” jelas pemilik brand busana muslim Mawar Fashion yang berdomisi di Desa Kebonturi Kecamatan Arjawinangun Cirebon.

Plus lainnya para peserta juga mendapat wawasan tentang sejarah Islam di Cirebon, sehingga memperkaya perspektif mereka dalam menjalankan tugasnya.

Proses pembelajaran yang menyenangkan ternyata menarik anstusiasme peserta, sehingga program ini mendapatkan request dari calon peserta dari Kabupaten Majalengka.

“Diharapkan para peserta bimtek itu menjadi pribadi berilmu dan bersertifikat serta memiliki jiwa enterprener yang mandiri secara ekonomi dan memiliki kualitas pelayanan untuk masyarakat, dengan standar halal dan profesional,” pungkas Ketua Umum Asosiasi Pemberdayaan Purna Migran Indonesia Korea (APPIK)

Baca Lainnya

IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil

6 Februari 2026 - 21:37 WIB

Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI

5 Februari 2026 - 10:03 WIB

Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan

4 Februari 2026 - 17:37 WIB

Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi

3 Februari 2026 - 14:29 WIB

Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

2 Februari 2026 - 17:54 WIB

Trending di Berita