Menu ✖

Mode Gelap
PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia Blak-blakan, Menteri Mukhtarudin Bagikan Nomor HP Pribadi: Laporkan P3MI Nakal Langsung ke Saya!

Berita

Transformasi Banten: Wamen Dzulfikar Ahmad Tawalla Dorong SMK Go Global Tembus Pasar Dunia

badge-check


					Transformasi Banten: Wamen Dzulfikar Ahmad Tawalla Dorong SMK Go Global Tembus Pasar Dunia Perbesar

Serang – Langkah besar diambil Pemerintah Pusat untuk mengubah wajah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, secara resmi mendorong percepatan program SMK Go Global.

Inisiatif ini diproyeksikan menjadikan Provinsi Banten sebagai episentrum ekosistem pekerja migran profesional di masa depan.

Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan strategis antara Wamen Dzulfikar dengan Gubernur Banten, Andra Soni, di Kota Serang, dilansir dari laman KP2MI pada Senin (13/4).

Pertemuan ini juga melibatkan jajaran dinas terkait serta perwakilan DPRD untuk menyelaraskan visi transformasi tenaga kerja vokasi.

Banten Menuju Hub Pekerja Migran Kompeten

Dzulfikar menekankan bahwa daerah tidak boleh lagi sekadar menjadi “penyuplai” tenaga kerja kasar. Transformasi besar-besaran diperlukan agar lulusan asal Indonesia mampu menduduki posisi di sektor formal.

“Kita harus bergeser. Pekerja migran kita jangan lagi didominasi sektor domestik. Fokus kita adalah mencetak tenaga ahli yang kompetensinya diakui secara internasional,” tegas Dzulfikar.

Program SMK Go Global dirancang khusus untuk memperpendek jarak antara pendidikan vokasi dengan standar industri penempatan luar negeri. Beberapa sektor prioritas yang dibidik antara lain:

  • Manufaktur: Kebutuhan teknisi di negara industri maju.
  • Kesehatan: Tenaga perawat dan medis profesional.
  • Perhotelan: Industri hospitality global yang terus berkembang.

Visi Gubernur Banten: Bukan Sekadar Pengirim, Tapi Ekosistem

Senada dengan pemerintah pusat, Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik kolaborasi ini. Ia optimistis Banten memiliki modalitas yang kuat untuk menjadi role model nasional dalam pengelolaan PMI modern.

“Kami ingin memastikan warga Banten yang mengadu nasib ke luar negeri memiliki sertifikasi keahlian yang diakui dunia. Banten harus menjadi bagian dari ekosistem PMI yang bermartabat dan profesional,” ujar Andra Soni dengan nada semangat.

Langkah Strategis: Kurikulum Global dan Integrasi Data

Dalam pertemuan tersebut, dirumuskan sejumlah poin penting yang akan segera dieksekusi, di antaranya:

  1. Sinkronisasi Kurikulum: Menyesuaikan materi ajar di SMK dengan kebutuhan pasar kerja global.
  2. Sertifikasi Internasional: Memfasilitasi siswa untuk mendapatkan pengakuan keahlian lintas negara.
  3. Integrasi Data Perlindungan: Memperketat pengawasan dari pra-keberangkatan hingga masa purna tugas demi keamanan pekerja.

Meningkatkan Nilai Tawar Patriot Devisa

Menutup kunjungannya, Dzulfikar mengingatkan bahwa pekerja migran adalah aset negara yang harus dijaga kehormatannya melalui kompetensi. Dengan keahlian yang mumpuni, posisi tawar pekerja Indonesia akan meningkat secara signifikan di mata dunia.

“Pekerja migran adalah patriot devisa. Mereka harus berangkat dengan kepala tegak dan martabat tinggi karena kualitas keahlian yang mereka miliki,” pungkasnya.

Hasil dari pertemuan ini menyepakati penyusunan peta jalan (roadmap) yang lebih terstruktur guna mengintegrasikan sistem pendidikan vokasi dengan penempatan tenaga kerja internasional yang transparan dan aman.

Baca Lainnya

PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan

7 November 2026 - 18:04 WIB

Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto

7 November 2026 - 17:32 WIB

Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia

6 November 2026 - 20:18 WIB

SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran

4 November 2026 - 13:20 WIB

Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia

4 November 2026 - 11:14 WIB

Trending di Berita