Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Toko Indo Allena Taiwan, Pulangkan PMI Deni Kurniawati Yang Menderita Penyakit Lupus

badge-check


					Foto Istimewa | Deni Kurniawati bersama Ibu Allena Perbesar

Foto Istimewa | Deni Kurniawati bersama Ibu Allena

Taiwan – Kabar haru datang dari Taiwan. Deni Kurniawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang selama dua minggu terakhir ini berjuang melawan penyakit lupus, akhirnya diperbolehkan pulang. Minggu, 21 Desember 2025 Deni Kurniawati difasilitasi kepulangannya oleh Toko Indo Allena bekerja sama dengan instansi pemerintah.

“Kondisinya memang masih lemah, Alhamdulillah pemerintah Indonesia bergerak cepat untuk memastikan kepulangannya,” ujar Allena pada Minggu, 21 Desember 2025.

Menurut Allena, sesampainya di Bandara Soetta BP3MI Jakarta akan mengantar menuju pesawat yang akan menerbangkannya ke Bandara Juanda Surabaya. Setelah sampai di Bandara Juanda Surabaya, Deni Kurniawati akan dijemput oleh Disnaker Trenggalek dan kemudian diantar ke kampung halamannya.

 Hal itu dilakukan pemerintah agar kepulangannya berjalan aman,” jelas Allena.

Sebelumnya, Deni Kurniawati sempat mengalami masa kritis. Ia dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Showjuan Changhua, Taiwan. Ia dirawat selama dua minggu akibat lupus yang menyerang tubuhnya. Wajahnya tampak pucat, sesak napas, dan jari-jarinya mengalami perubahan akibat ruam yang ditimbulkan penyakit autoimun tersebut. Kondisi fisiknya masih rapuh: kaki mudah terluka, tubuh gemetar, dan ia harus melanjutkan pengobatan intensif setibanya di Indonesia.

“Deni benar-benar butuh bantuan. Setelah sampai Indonesia, pengobatan harus terus berlanjut,” harap Allena dengan penuh empati.

Lupus dikenal sebagai penyakit seribu wajah karena gejalanya yang beragam dan sering kali sulit dikenali. Penyakit autoimun kronis ini membuat sistem kekebalan tubuh keliru menyerang organ sehat, menimbulkan peradangan yang bisa memengaruhi sendi, kulit, paru-paru, hingga jantung.

Bagi Deni, gejala itu bermula dari kaki yang membengkak, hingga akhirnya tubuhnya dipenuhi cairan dan paru-parunya basah sehingga membuatnya sesak napas.

“Di tubuhku terlalu banyak air, sudah disedot, dan paru-paruku basah jadi sesak nafas,” ungkap Deni dengan suara lemah kepada Allena, seorang aktivis Pekerja Migran Indonesia, pada 19 Desember 2025.

Setelah kondisinya mulai stabil dan ada kemungkinan keluar dari rumah sakit, Deni dihadapkan pada beban biaya medis yang mencapai NTD60 ribu setara dengan Rp31,7 juta. Angka yang sangat berat bagi keluarga kecilnya di kampung halaman. Suaminya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas atau serabutan, masih tinggal bersama orang tua, dan harus menghidupi dua anak yang masih duduk di bangku TK dan PAUD.

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita