Menu

Mode Gelap
SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang 4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya Marak Penipuan Loker Luar Negeri, Aktivis Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan LPK Polres Cianjur Tangkap Ayah Tiri Pemerkosa dan Pembunuh Anak Pekerja Migran

Berita

SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran

badge-check


					Sosialisasi Tata Kelola Penempatan 
Awak Kapal Migran Perbesar

Sosialisasi Tata Kelola Penempatan Awak Kapal Migran

TegalSerikat Pekerja Kelautan dan Perikanan Perisai Pancasila (SPKP PP) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Tegal dan Dirjen Penempatan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) akan mengadakan kegiatan sosialisasi sekaligus dialog sosial mengenai tata kelola penempatan awak kapal migran.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama satu hari penuh pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Gedung Dadali milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, di Jalan Dr. Soetomo Nomor 1, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum SPKP PP, Nursalim, S.Pd.I, saat memberikan keterangan di kantor sekretariatnya yang beralamat di Jalan Pala Barat 8 RT 003/013, Kelurahan Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal Jawa Tengah.

Menurut Nursalin, kegiatan ini disusun sebagai wadah dialog sosial yang melibatkan tiga elemen utama dalam rantai penempatan pekerja migran, yaitu unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menyosialisasikan informasi. update kebijakan yang saat ini berlaku, serta dialog sosial multi pihak,

“Tujuan utamanya, agar dalam menjalankan kebijakan ini every body happy,” jelasnya pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Diteruskan, rangkaian acara sehari ini dibagi menjadi dua sesi utama dengan materi dan fokus yang berbeda.

Pada sesi pertama yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, kegiatan akan diisi dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber yang berasal dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Di antaranya adalah perwakilan Dijen Penempatan Kemen P2MI, Bupati Tegal, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tegal, serta perwakilan dari Organisasi Masyarakat Sipil.

Dalam sesi ini, para pembicara akan menyampaikan pembaruan terkait kebijakan-kebijakan pelindungan dan mekanisme penempatan awak kapal migran, baik yang bergerak di sektor kapal perikanan maupun kapal niaga.

“Sesi ini menjadi momen penting agar seluruh pemangku kepentingan mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai regulasi yang berlaku, sehingga tidak ada lagi ketidakjelasan yang merugikan pengusaha dan pekerja,” ujar Nursalin.

Sementara itu, sesi kedua yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.30 hingga 15.00 WIB, akan berfokus pada sesi diskusi terbuka. Sesi ini akan dipandu oleh panitia dan melibatkan seluruh peserta yang hadir untuk berbagi pandangan, menyampaikan kendala di lapangan, serta bertukar gagasan.

“Saya berharap dari kegiatan ini dapat menghimpun masukan-masukan yang bisa dikerjakan untuk rencana tindak lanjut, sehingga ada perbaikan sistem penempatan dan perlindungan awak kapal migran ke depannya,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI

4 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pengurus Perpemindo mengusulkan perbaikan Permen P2MI No. 2 Tahun 2026 Tentang Tata Cata Penempatan oleh Pelaksana Penempatan

Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya

3 Juni 2026 - 22:12 WIB

Marak Penipuan Loker Luar Negeri, Aktivis Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan LPK

1 Juni 2026 - 09:53 WIB

Polres Cianjur Tangkap Ayah Tiri Pemerkosa dan Pembunuh Anak Pekerja Migran

31 Mei 2026 - 14:22 WIB

Trending di Arab Saudi