Menu ✖

Mode Gelap
Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia Blak-blakan, Menteri Mukhtarudin Bagikan Nomor HP Pribadi: Laporkan P3MI Nakal Langsung ke Saya! Kepada Menteri P2MI Mukhtarudin, Yosa Ketua IMWU Macau Tuntut Pemerintah Akui 8789 PMI di Macau Memanas: Dialog Pasti Ada Solusi di Hong Kong, Diwarnai Ketegangan Antara Ketua IMWU dan Menteri Hukum

Berita

PMI Hong Kong Gotong Royong Mencari Sri Wahyuni yang Hilang Kontak Sejak Kebakaran

badge-check


					PMI Hong Kong Gotong Royong Mencari Sri Wahyuni yang Hilang Kontak Sejak Kebakaran Perbesar

Nur Kalimah meminta bantuan kepada sesama Pekerja Migran Indonesia (PMI) Hong Kong untuk mencari kakak temannya yang bernama Sri Wahyuni. Pasalnya sejak tempat kerjanya di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, mengalami kebaran besar, Sri Wahyuni dinyatakan hilang kontrak.

Menurut Nur Kalimah, Sri Wahyuni adalah PMI Hong Kong berusia 39 tahun, berasal dari Sutojayan Kabupaten Blitar Jawa Timur.

“Ini kakak dari temen aku Sri Wahyuni asal Sutojayan Blitar, sekitar umur 39 tahun telah hilang kontak sejak kejadian kebakaran Tai Po kemarin mohon bantuannya apabila ada yang mengetahui keberadaan beliau,” pintanya pada pukul 12.14 Kamis, 27/11/2025.

Permintaan tersebut direspon hingga 818 komentar. Kebanyakan komentar mendoakan agar Sri Wahyuni segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Namun diantara ratusan kometar itu ada akun atas nama Orchid Same yang membalas dengan Surat Keterangan Kematian (Notice for Janazah Prayer) yang diterbitkan oleh Dewan Pengawas Dana Komunitas Islam Hong Kong (The Incorporated Trustees of The Islamic Community Fund of Hong Kong).

Pada surat  tersebut diterangkan telah meninggal dunia Sri Wahyuni berusia 39 tahun pada pada pukul 9.30 AM hari Selasa, 25 November 2025. Kontan hal ini membingungkan para PMI Hong Kong. Apakah Sri Wahyuni yang meninggal itu sama dengan Sri Wahyuni yang sedang dicari.

Menjawab hal tersebut, Nur Kalimah meyakini jika data dalam dokumen tersebut bukan Sri Wahyuni yang sedang dicarinya.

“Bukan itu lah, Itu mbak Sri yang meninggal karena sakit, sebelum tanggal 25 November 2025. Sedangkan tragedi Tai Po terjadi pada tanggal 26 November 2025,” jelasnya

Dikutip dari kompas.com, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong mendapat informasi dari Hong Kong Police Force (HJPF) bahwa 2 (dua) WNI/PMI dinyatakan meninggal dunia, dan 2 (dua) orang lainnya mengalami luka-luka.  Namun hingga berita ini diterbitkan, KJRI belum merilis identitas WNI/PMI yang meninggal tersebut.

Baca Lainnya

Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia

6 November 2026 - 20:18 WIB

SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran

4 November 2026 - 13:20 WIB

Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia

4 November 2026 - 11:14 WIB

Blak-blakan, Menteri Mukhtarudin Bagikan Nomor HP Pribadi: Laporkan P3MI Nakal Langsung ke Saya!

3 November 2026 - 17:15 WIB

Kepada Menteri P2MI Mukhtarudin, Yosa Ketua IMWU Macau Tuntut Pemerintah Akui 8789 PMI di Macau

3 November 2026 - 16:17 WIB

Yosa Wariyanti Ketua UMWU Macau Sampaikan Tuntutan Kepada Menteri P2MI Mukhtarudin
Trending di Hong Kong