Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah” Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan Imam Syafi’i: Terkait Pengesahan Perjanjian Kerja Laut, Permen P2MI 3/2026 Menyimpang dari PP 22/2022

Berita

Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global

badge-check


					Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global Perbesar

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menggodok program SMK Go Global.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Program ini menargetkan 500 ribu tenaga kerja baru, terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu lulusan umum, yang akan ditempatkan di berbagai negara tujuan kerja.

“Sekarang sedang berlangsung pelatihan bagi 4.600 peserta. Mereka bagian dari tahap persiapan menuju program SMK Go Global,” jelas Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin di kantornya, Rabu, 12/11/2025.

Menurut Mukhtarudin, KP2MI mencatat penempatan PMI dari Januari hingga November 2025 sebanyak 232 ribu. Angka itu sudah mencapai sekitar 90 persen dari target tahunan 259 ribu penempatan. Data ini menunjukkan tren positif dalam upaya pemerintah memperluas peluang kerja bagi PMI di luar negeri.

Capaian tersebut menjadi bekal penting bagi KP2MI untuk melangkah ke program baru yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni SMK Go Global.

Sementara itu, Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan PMI siap secara kompetensi dan bahasa sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Skill siap, berangkat. Kalau butuh tambahan pelatihan atau bahasa, kita siapkan dulu. Yang penting semua berangkat dengan bekal yang baik,” tegas Muhaimin.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan pekerja migran. Program ini merupakan bagian dari grand design perlindungan dan penempatan PMI, yang akan menjadi panduan jangka panjang dalam mengelola ekosistem pekerja migran dari pelatihan hingga pemberdayaan.

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht

16 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara

15 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah”

15 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi

14 Agustus 2026 - 18:41 WIB

AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan

14 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Trending di Berita