Menu ✖

Mode Gelap
PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia Blak-blakan, Menteri Mukhtarudin Bagikan Nomor HP Pribadi: Laporkan P3MI Nakal Langsung ke Saya!

Berita

Mantan Awak Kapal Migran, Yadi Lubis, Daftar Calon Kades Sukajaya Bojongpicung Cianjur

badge-check


					Yadi Lubis Mantan ABK Migran Nyalon Kades Sukajaya Bojongpicung Cianjur Perbesar

Yadi Lubis Mantan ABK Migran Nyalon Kades Sukajaya Bojongpicung Cianjur

Cianjur – Yadi Lubis, mantan Awak Kapal Migran asal Cianjur, resmi mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Sukajaya Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur pada Rabu, 9 September 2026. Pendaftaran tersebut dilakukan di kantor panitia Pilkades setempat dan diterima dengan baik.

Saat mendaftarkan diri, Yadi didampingi oleh keluarganya. Proses pendaftaran berlangsung lancar meski menghadapi berbagai kendala.

“Alhamdulillah pendaftaran berjalan lancar, dilayani dengan baik, tinggal surat keterangan dari pengadilan saja karena linknya eror terus” ujar Yadi usai mendaftarkan diri.

Kepada wartawan, Yadi menyampaikan salah satu motivasi utama dirinya maju dalam Pilkades adalah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama di bidang kesehatan.

“Berdasarkan pengalaman, saya melihat masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses kesehatan. Ini yang ingin saya perjuangkan,” katanya.

Sejak pulang kampung pada tahun 2017 lalu, nama Yadi memang sangat terkenal di kalangan warga. Ia dikenal gigih membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit. Saking terkenalnya, hingga banyak kepala desa yang meminta bantuan ketika warganya tidak diterima di rumah sakit.

Selain isu kesehatan, Yadi juga berkomitmen untuk menjalankan politik yang bersih. Ia bertekad tidak akan menggunakan politik uang dalam bersaing dengan calon kades lainnya.

“Saya tidak akan menggunakan politik uang, karena itu akan menjerumuskan kepada budaya korupsi di level desa. Kepala Desa yang jadi karena politik uang, setelah terpilih akan sibuk mengembalikan modal dari pada membangun desa,” tegasnya.

Beberapa tahun terakhir, Yadi juga aktif di bidang sosial. Ia mendirikan Yayasan Sahabat Yadi Cungkring yang fokus melayani berbagai masalah masyarakat misalnya orang yang terlantar, ditinggalkan keluarganya karena mengalami gangguan jiwa, masyarakat yang kesulitan mengakses kesehatan, layanan kasus pekerja migran termasuk awak kapal migran atau yang dikenal ABK Migran.

Di akhir pernyataannya, Yadi berharap masyarakat dapat menerima dan memilihnya sebagai Kepala Desa Sukajaya ke depannya.

“Saya berharap masyarakat menerima dan memilih saya untuk sama-sama membangun desa, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya.

Baca Lainnya

PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan

7 November 2026 - 18:04 WIB

Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto

7 November 2026 - 17:32 WIB

Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia

6 November 2026 - 20:18 WIB

SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran

4 November 2026 - 13:20 WIB

Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia

4 November 2026 - 11:14 WIB

Trending di Berita