Menu

Mode Gelap
Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam Garda Prabowo Ancam Demo Kemen P2MI: Buka Layanan PMI ke Arab Saudi, Tutup Penempatan Ilegal

Berita

KP2MI dan Kemensos Kerja Sama Ajarkan Materi Pekerja Migran Dalam Sekolah Rakyat

badge-check


					Menteri P2MI dan Mensos Perbesar

Menteri P2MI dan Mensos

Jakarta – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam mengintegrasikan materi tentang pekerja migran ke dalam program Sekolah Rakyat.

Menurut Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memperkuat pelindungan pekerja migran sejak sebelum penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Tanah Air.

“Yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas calon pekerja migran, baik sebelum, ketika penempatan, maupun sesudah penempatan,” ujar Mukhtarudin dalam konferensi pers di kantornya, Senin (03/11/2025)

Menurutnya, kerja sama dengan Kemensos menjadi langkah strategis agar pengetahuan mengenai hak, kewajiban, dan perlindungan pekerja migran dapat diberikan sejak dini kepada masyarakat, terutama calon Pekerja Migran Indonesia.

“Kami ingin Sekolah Rakyat ini juga memasukkan materi terkait pelindungan pekerja migran atau bagi mereka yang berminat menjadi pekerja migran Indonesia,” katanya.

Ia menuturkan, anak-anak Sekolah Rakyat nantinya akan belajar hal yang dasar. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa asing.

“Paling tidak bahasanya kita persiapkan dulu. Setelah itu baru kita isi dengan sentuhan skill-nya, khususnya skill dasar terkait dengan kebutuhan sesuai per sektor,” jelasnya.

Dijelaskan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar KP2MI tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja migran, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

“Kami berharap masyarakat mendapat bekal yang cukup sebelum menjadi pekerja migran,” ucapnya.

Mukhtarudin menambahkan akan membahas lebih lanjut rincia pelaksanaan program, kurikulum dan penentuan lokasi Sekolah Rakyat yang menjadi percontohan.

Baca Lainnya

Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum

8 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking

6 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi

6 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global

5 Agustus 2026 - 16:01 WIB

PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam

4 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Trending di Berita