Menu ✖

Mode Gelap
PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia Blak-blakan, Menteri Mukhtarudin Bagikan Nomor HP Pribadi: Laporkan P3MI Nakal Langsung ke Saya!

Berita

Kemen P2MI Terapkan Transformasi Budaya Kerja, ASN WFH Setiap Jumat

badge-check


					Sekretaris Jenderal Kemen  P2MI Dwiyono Perbesar

Sekretaris Jenderal Kemen P2MI Dwiyono

Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) resmi menerapkan pola kerja baru yang lebih efisien dan produktif.

Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia, tetap berjalan optimal.

Adaptasi Teknologi dan Efisiensi Kerja

Sekretaris Jenderal Kemen P2MI, Dwiyono, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

“Budaya kerja baru ini mendorong efisiensi sekaligus menjaga produktivitas. Dengan dukungan transformasi digital, pelayanan kepada masyarakat tetap terjamin,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Skema WFH Setiap Jumat

Salah satu langkah yang diterapkan adalah Work from Home (WFH) satu hari dalam sepekan, tepatnya setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Meski demikian, sektor esensial tetap dikecualikan agar pelayanan publik tidak terganggu. Dwiyono menegaskan, layanan tatap muka di kantor tetap tersedia dengan sistem petugas bergiliran.

Layanan Digital Tetap Aktif

Selain layanan langsung, P2MI telah mengembangkan berbagai kanal digital berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Masyarakat dapat mengakses layanan melalui SISKOP2MI, PPID, WhatsApp pengaduan, serta call center.

Kanal ini sudah beroperasi sebelum kebijakan WFH diberlakukan, sehingga pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan.

Hemat Energi dan Ketahanan Nasional

Penerapan WFH juga sejalan dengan kampanye nasional hemat energi. Menurut Dwiyono, pola kerja fleksibel dengan dukungan teknologi digital tidak hanya menjaga produktivitas, tetapi juga mendukung pengelolaan sumber daya secara bijak.

“Transformasi budaya kerja ini diharapkan memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus mendukung ketahanan ekonomi dan energi nasional,” tutupnya.

Baca Lainnya

PMI Asal Karawang, Sunarti, Sakit Parah di Riyadh hingga Keluar Darah dari Hidung, Minta Bantuan Dipulangkan

7 November 2026 - 18:04 WIB

Ketua Umum SPMI, Sujarwo, Desak PT KSI Tanggung Jawab atas Santunan Kecelakaan Kerja ABK Tedy Hermanto

7 November 2026 - 17:32 WIB

Uang Puluhan Juta Raib, Pegiat PMI Japri Menteri Mukhtarudin Bantu Korban LPK Kitaro Insan Cendikia

6 November 2026 - 20:18 WIB

SPMI Laporkan PT Keluarga Samudera Indonesia ke Bareskrim Polri Terkait Tunggakan Hak Pelaut Migran

4 November 2026 - 13:20 WIB

Jejak Hitam Tentara Bayaran di Rusia: SBPI Sediakan Layanan Loker Resmi ke Rusia

4 November 2026 - 11:14 WIB

Trending di Berita