Menu

Mode Gelap
Tanpa UU Reforma Agraria, Warga Desa Kian Terdesak Jadi Pekerja Migran di Luar Negeri Perkuat Pelindungan PMI di Malaysia, BPJS Ketenagakerjaan dan PERKESO Perbarui Kerja Sama Strategis Mengubah Sampah Jadi Senyum: Kiprah Universal Volunteer Harumkan Nama Bangsa di Taiwan Menteri P2MI, Mukhtarudin, Cabut Izin PT Alfa Nusantara Perdana Akibat Penempatan Non-Prosedural Dua Tahun Putus Kontak, Warga Karawang Cari Keberadaan Diah Fitria di Taichung Taiwan APJATI dan PUSMA Gelar Program Pencocokan Peluang Kerja Malaysia – Indonesia 2026

Berita

Kemen P2MI Terapkan Transformasi Budaya Kerja, ASN WFH Setiap Jumat

badge-check


					Sekretaris Jenderal Kemen  P2MI Dwiyono Perbesar

Sekretaris Jenderal Kemen P2MI Dwiyono

Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) resmi menerapkan pola kerja baru yang lebih efisien dan produktif.

Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia, tetap berjalan optimal.

Adaptasi Teknologi dan Efisiensi Kerja

Sekretaris Jenderal Kemen P2MI, Dwiyono, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

“Budaya kerja baru ini mendorong efisiensi sekaligus menjaga produktivitas. Dengan dukungan transformasi digital, pelayanan kepada masyarakat tetap terjamin,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Skema WFH Setiap Jumat

Salah satu langkah yang diterapkan adalah Work from Home (WFH) satu hari dalam sepekan, tepatnya setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Meski demikian, sektor esensial tetap dikecualikan agar pelayanan publik tidak terganggu. Dwiyono menegaskan, layanan tatap muka di kantor tetap tersedia dengan sistem petugas bergiliran.

Layanan Digital Tetap Aktif

Selain layanan langsung, P2MI telah mengembangkan berbagai kanal digital berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Masyarakat dapat mengakses layanan melalui SISKOP2MI, PPID, WhatsApp pengaduan, serta call center.

Kanal ini sudah beroperasi sebelum kebijakan WFH diberlakukan, sehingga pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan.

Hemat Energi dan Ketahanan Nasional

Penerapan WFH juga sejalan dengan kampanye nasional hemat energi. Menurut Dwiyono, pola kerja fleksibel dengan dukungan teknologi digital tidak hanya menjaga produktivitas, tetapi juga mendukung pengelolaan sumber daya secara bijak.

“Transformasi budaya kerja ini diharapkan memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus mendukung ketahanan ekonomi dan energi nasional,” tutupnya.

Baca Lainnya

Tanpa UU Reforma Agraria, Warga Desa Kian Terdesak Jadi Pekerja Migran di Luar Negeri

15 September 2026 - 18:58 WIB

Perkuat Pelindungan PMI di Malaysia, BPJS Ketenagakerjaan dan PERKESO Perbarui Kerja Sama Strategis

15 September 2026 - 17:36 WIB

Mengubah Sampah Jadi Senyum: Kiprah Universal Volunteer Harumkan Nama Bangsa di Taiwan

14 September 2026 - 19:20 WIB

Menteri P2MI, Mukhtarudin, Cabut Izin PT Alfa Nusantara Perdana Akibat Penempatan Non-Prosedural

14 September 2026 - 17:45 WIB

Dua Tahun Putus Kontak, Warga Karawang Cari Keberadaan Diah Fitria di Taichung Taiwan

12 September 2026 - 17:45 WIB

Trending di Berita