Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah” Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan Imam Syafi’i: Terkait Pengesahan Perjanjian Kerja Laut, Permen P2MI 3/2026 Menyimpang dari PP 22/2022

Berita

Direktur Wascedak KP2MI Guritno Wibowo Eksekusi Sanksi 4 P3MI

badge-check


					Direktur Wascedak KP2MI Guritno Wibobo Perbesar

Direktur Wascedak KP2MI Guritno Wibobo

Jakarta – Direktur Pengawasan Pencegahan dan Penindakan (Wascedak) Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI), Guritno Wibowo, mengeksekusi penjatukan sanksi penghentian sementara sebagian kegiatan usaha empat Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) karena melanggar. Keempat P3MI tersebut yaitu:

  1. PT Timur Jaya Lestari, beralamat di Jl. Jambore No. 99, Cibubur, Jakarta Timur;
  2. PT Bina Mandiri Mulia Jaya, beralamat di Jl. Kartini No.22, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65111;
  3. PT Agafia Adda Mandiri, beralamat di  Jl. Merak No.15A, Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452;
  4. PT Sultan Monarki Nusantara, beralamat di Jl. Teratai No.11 RT.010 RW.006. Kel. Batu Ampar Kec. Kramatjati Jakarta Timur.

“Keempat perusahaan tersebut terbukti melanggar pasal 9 ayat (1) huruf (a), (c), (d), (e), (i), (k), (t), dan (v) Peraturan Menteri P2MI Nomor 4 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dalam Pelaksanaan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujar Guritno Wibowo pada 25 Juni 2026.

Pelanggaran yang dilakukan meliputi:

  1. Tidak memiliki SIP2MI namun tetap merekrut atau menempatkan Calon PMI, Calon Awak Kapal Niaga Migran, maupun Calon Awak Kapal Perikanan Migran;
  2. Tidak melakukan proses seleksi melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA);
  3. Tidak mendaftarkan dan mengikutsertakan CPMI dalam Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP);
  4. Penempatan CPMI ke negara yang dinyatakan tertutup;
  5. Penempatan tidak sesuai dengan jabatan, dan jenis pekerjaan dalam perjanjian kerja;
  6. tidak menyelesaikan permasalahan PMI yang telah ditempatkan;
  7. Membebankan biaya penempatan kepada PMI, meskipun komponen tersebut seharusnya ditanggung oleh calon pemberi kerja atau pemberi kerja.

“Penjatuhan sanksi ini merupakan bagian dari upaya pengawasan ketat untuk memastikan seluruh P3MI  mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak merugikan PMI,” tegasnya.

Diteruskan, setiap pelanggaran terhadap Peraturan Menteri P2MI akan ditindak tegas melalui mekanisme pembinaan hingga sanksi administratif, termasuk penghentian sementara kegiatan usaha. Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemen P2MI yang menekankan bahwa sanksi diberikan melalui proses pemeriksaan dan pendalaman, bukan secara sembarangan.

Lebih lanjut Guritno mengatakan, Kemen P2MI menerima berbagai pengaduan dari pekerja migran yang ditempatkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Antara lain:

  1. ketidaksesuaian pekerjaan dengan perjanjian;
  2. upah yang tidak dibayarkan;
  3. penahanan dokumen izin tinggal;
  4. ketiadaan kontrak kerja yang jelas;
  5. penempatan pada pekerjaan yang tidak layak seperti tempat hiburan malam, dan
  6. praktik perdagangan manusia.

Ditambahkan, perusahaan tersebut menempatkan sebagian PMI melalui jalur perseorangan. Padahal perusahaan tersebut memiliki legalitas.

“Sanksi ini bersifat sementara. Apabila P3MI dapat melengkapi dokumen sesuai ketentuan yang diatur dalam peraturan KP2MI, maka sanksi akan diakhiri dan perusahaan dapat kembali melakukan kegiatan usaha,” jelasnya Guritno.

Guritno mengingatkan, selama masa sanksi diberlakukan, perusahaan dilarang melakukan proses seleksi maupun pengurusan dokumen penempatan bagi Calon PMI, termasuk yang sedang cuti dan belum menandatangani perjanjian penempatan

 

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht

16 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara

15 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah”

15 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi

14 Agustus 2026 - 18:41 WIB

AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan

14 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Trending di Berita