Menu ✖

Mode Gelap
Transshipment di Laut Lepas: Bisnis Untung, Awak Kapal Buntung Perkuat Daya Saing Global, Indonesia dan Portugal Resmi Sepakati Pengakuan Sertifikat Awak Kapal Perikanan Judy Houyai, Kegiatan Pasti Ada Solusi Bersama 8 Kementerian di Hong Kong Dinilai Edan dan Gila Antara Kerakusan Agensi, Panggung Sandiwara Sosial, dan Realitas Pahlawan Devisa Ditempatkan Secara Ilegal ke Dubai, Keluarga Almarhumah Dede Nuraeni Gagal Dapatkan Santunan Rp85 Juta Sakit Parah di Kuching Malaysia, Sumiyati, PMI Asal Karawang Dipulangkan ke Pontianak Kalbar

Berita

Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin, Pulangkan Angga, Korban TPPO Kamboja Asal Karawang

badge-check


					Ibu Kades Imas Msaitoh kedua dari kiri, bersama Angga di Bandara Soetta Perbesar

Ibu Kades Imas Msaitoh kedua dari kiri, bersama Angga di Bandara Soetta

Karawang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Karawang, H. Jenal Arifin telah memfasilitasi pemulangan, Angga Anggara (26), seorang pemuda asal Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan, Karawang yang sempat terjebak dalam penempatan non prosedural di Kamboja sejak Juni 2025.

Relawan Jabar Istimewa (Jabis) Kabupaten Karawang, H. Entis Sutisna, menyampaikan keterangannya secara tertulis kepada wartawan pada 30 Juni 2026.

Menurut Entis, Maskapai Air Asia telah membawa Angga take-off dari Bandara Internasional Phnom Penh, Kamboja, tepat pukul 19.00 waktu setempat dan landing dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 22.05 WIB.

“Setelah melalui antrian pendataan panjang, sekitar jam 02.00 dini hari, Angga menuju pintu kedatangan,” ujar Entis.

Isak tangis bahagia pecah di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (29/6/2026) malam. Angga dan orang tuanya berpelukan melepas kepedihan yang dialaminya selama kurang lebih satu tahun.

“Saya dari Tapmi PPMI sekaligus Relawan Tim Jabis Karawang, yang sebelumnya menerima pengaduan dari Angga, mengucapkan terima kasih kepada Pak Dadang dari KBRI Phnom Penh, H. Jenal Arifin yang telah membantu memfasilitasi tiket pemulangan Angga. Juga kepada Ibu Kades Imas Masitoh yang telah menjemput Angga di Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya.

Terbang Menuju Kebebasan

Bagi Angga, penerbangan malam itu bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah akhir dari perjuangan panjang untuk lepas dari perekrutan ilegal oleh jaringan mafia scam online Kamboja yang kerap mengeksploitasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Jabis Karawang dan Tapmi PPMI, H. Jenal Arifin, Ibu Kades Imas Masitoh, dan Pak Dadang dari KBRI Phnom Penh yang telah membantu dan berkoordinasi dalam kepulangan saya. Saya hanya bisa berdoa semoga kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” kata Angga.

Pelajaran Berharga bagi Warga Karawang

Kasus yang menimpa Angga menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya di wilayah Karawang Jawa Barat, agar lebih berhati-hati terhadap iming-iming kerja di luar negeri dengan proses yang instan dan mencurigakan.

Apresiasi besar pun mengalir dari pihak keluarga dan warga Mulangsari kepada H. Jenal Arifin dan Hj. Imas Masitoh atas kolaborasi cepat mereka dalam menyelamatkan serta memulangkan Angga dari Kamboja ke kampung halaman.

Baca Lainnya

Transshipment di Laut Lepas: Bisnis Untung, Awak Kapal Buntung

23 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Perkuat Daya Saing Global, Indonesia dan Portugal Resmi Sepakati Pengakuan Sertifikat Awak Kapal Perikanan

23 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Judy Houyai, Kegiatan Pasti Ada Solusi Bersama 8 Kementerian di Hong Kong Dinilai Edan dan Gila

22 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Antara Kerakusan Agensi, Panggung Sandiwara Sosial, dan Realitas Pahlawan Devisa

22 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ditempatkan Secara Ilegal ke Dubai, Keluarga Almarhumah Dede Nuraeni Gagal Dapatkan Santunan Rp85 Juta

21 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Trending di Abu Dhabi UEA