Jeddah, Arab Saudi — Semangat hari kemerdekaan Republik Indonesia bergema hingga ke pesisir Laut Merah. Ratusan diaspora dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menetap di wilayah Jeddah, Makkah, Tha’if, dan sekitarnya menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 81 dengan cara yang unik dan berkesan, yakni berlayar di atas kapal Yacht Aqua 1, Jumat (14/8/2026) sore.
Acara yang diinisiasi oleh Red Sea Travel dengan dukungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah serta berbagai elemen masyarakat ini berlangsung meriah menjelang matahari terbenam. Berlatar lanskap pantai Jeddah dan birunya Laut Merah, para peserta kompak mengenakan busana bernuansa Merah Putih.
Suasana keakraban dan kehangatan menyelimuti dek kapal. Para peserta, yang didominasi ibu-ibu diaspora berkostum kaos bertuliskan “HUT RI 81 INDONESIA”, lengkap dengan topi dan hijab merah-putih, tampak antusias berswafoto dan bersenda gurau menikmati momen langka tersebut.
Ketua Panitia Peringatan HUT RI ke-81 Diaspora Jeddah, Reja Maksum Majid, menegaskan bahwa jarak ribuan kilometer dari tanah air tidak menyurutkan jiwa nasionalisme WNI perantauan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun jauh dari tanah air, semangat nasionalisme kami tidak pernah luntur. Merayakan kemerdekaan di Laut Merah adalah simbol bahwa Merah Putih tetap berkibar di mana pun kami berada. Ini adalah rumah kedua kami dan ruang ketiga bagi pekerja migran, tetapi Indonesia tetap di hati,” ujar Reja di sela-sela acara.

WNI PMI Jeddah Meriahkan HUTRI di Kapal Yacth
Menyiasati Hari Libur demi Kebersamaan
Pelaksanaan perayaan pada Jumat, 14 Agustus, beberapa hari sebelum puncak peringatan 17 Agustus, memiliki alasan khusus. Tokoh Pekerja Migran Indonesia di Jeddah, Roland Kamal, mengapresiasi kepekaan panitia yang menyesuaikan jadwal dengan hari libur para PMI.
“Acara puncak pada 17 Agustus mendatang di KJRI Jeddah kerap tidak bisa dihadiri oleh para PMI karena bentrok dengan jam kerja dan kesibukan. Perayaan di atas kapal ini memberi ruang dan kesempatan bagi mereka untuk ikut merasakan sukacita kemerdekaan. Intinya, mari kita merayakan kemerdekaan ini seraya berdoa agar PMI sebagai wakil negara yang berdaulat mendapatkan keadilan dan keluarga di Indonesia makin makmur,” tutur Ketua Persatuan Buruh Migran Jeddah Roland Kamal.
Tetap Menjaga Etika dan Aturan Lokal
Perwakilan dari KJRI Jeddah, Ricky Subagja, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas soliditas dan semangat nasionalisme para PMI di Arab Saudi. Namun, ia juga memberikan resep penting terkait kehidupan di negeri perantauan.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami berharap setiap kegiatan yang diadakan oleh diaspora Indonesia di Jeddah senantiasa mengedepankan faktor keamanan, keselamatan, serta kenyamanan. Kita harus tetap menghormati aturan, hukum, dan norma yang berlaku di negara setempat,” pesan Ricky.
Dari Lagu Kebangsaan hingga Lomba Makan Kerupuk di Laut Merah
Rangkaian acara diawali dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan teks detik-detik Proklamasi untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Setelah sesi sakral usai, suasana berubah menjadi riuh gembira. Gelak tawa pecah saat lomba-lomba khas Agustusan digelar, salah satunya lomba makan kerupuk di atas kapal. Gelak tawa dan nyanyian lagu-lagu trending nasional kian menghidupkan suasana.
Kegiatan peringatan hari kemerdekaan ini ditutup dengan pembagian doorprize dan foto bersama dengan latar pesona sunset Laut Merah. Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh para peserta. Salah satu peserta mengaku momen ini menjadi penawar rindu akan kampung halaman.
“Rasanya seperti sedang berada di Indonesia. Bisa berkumpul dengan saudara-saudara sebangsa, pakai baju merah putih, dan tertawa bersama di atas kapal. Ini obat rindu kampung halaman yang paling ampuh.” kata Umi (samaran).
Seiring merapatnya kapal Yacht Aqua 1 kembali ke Pelabuhan Wisata Corniche Jeddah, usai pula kemeriahan sore itu. Namun satu hal yang pasti: Merah Putih telah sukses ‘menyala’ dan berkibar anggun di atas Laut Merah.









