Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Rp1,7 Miliar Digelapkan, PL Tukinah Laporkan Sponsor Muhammad Sinin Ke Polres Cilacap

badge-check


					Tukinah menunjukkan surat Laporan Polisi terkait Penipuan dan Penggelapan oleh terlapor Muhamad Sinin Perbesar

Tukinah menunjukkan surat Laporan Polisi terkait Penipuan dan Penggelapan oleh terlapor Muhamad Sinin

Cilacap – Sebuah kasus penipuan dan penggelapan uang yang merugikan hingga miliaran rupiah terungkap di Polres Cilacap.

Seorang Perekrut Lapangan (PL) bernama Tukinah, warga Kecamatan Adipala, resmi melaporkan Sponsor bernama Muhammad Sinin ke Polres Cilacap, pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menuduh pelapor telah menipu dan menggelapkan uang biaya penempatan yang dikumpulkan dari sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dengan total kerugian mencapai Rp1,7 miliar.

Menurut Tukinah, kisah bermula dari janji manis yang dilontarkan Muhammad Sinin. Saat itu, ia mengaku memiliki akses dan jaringan kuat yang mampu menempatkan para CPMI ke berbagai negara di Eropa.

Untuk memuluskan aksi jahatnya, ia bahkan menyebutkan sejumlah nama-nama Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang diklaim telah bekerja sama dengannya.

Beberapa nama perusahaan yang disebut-sebut oleh Muhammad Sinin antara lain:

  • PT Alzubara Manpower Indonesia, beralamat di Jl. Masjid Al Ikhsan No. 56, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi;
  • PT Al-Hikmah Jaya Bhakti, berkantor di Graha Delta Rona Adiguna, Jl. Raya Tengah No. 99, Kramat Jati, Jakarta Timur;
  • PT Pandu Abdi Pertiwi, beralamat di Jl. Muda Parsi No.100, Jati Makmur, Bekasi.

Yakin dengan klaimnya tersebut, Tukinah kemudian mau merekrut CPMI serta mengumpulkan biaya penempatan dari mereka.

Selama kurun waktu tiga tahun, Tukinah berhasil merekrut 12 orang CPMI dan menyerahkan seluruh uang yang terkumpul sebesar Rp1,7 miliar ke tangan Muhammad Sinin.

Namun, janji indah itu ternyata hanya jebakan belaka. Sampai batas waktu yang disepakati berlalu, para CPMI sama sekali tidak diberangkatkan ke negara tujuan di Eropa.

Situasi menjadi semakin pelik ketika para CPMI mulai mendesak pengembalian seluruh uang yang telah mereka setorkan.

“Sekarang Muhammad Sinin malah kabur, tidak tahu ke mana perginya. Nomor WhatsApp-nya sudah diganti, tidak bisa dihubungi sama sekali. Kalau saya ke rumahnya, orangnya sudah minggat, tidak ada di sana,” ungkap Tukinah dengan nada kesal.

Kini, beban masalah menimpa diri Tukinah seorang sendiri. Ia terus ditagih dan dituntut oleh para CPMI untuk mengembalikan semua biaya proses yang sebenarnya telah ia serahkan sepenuhnya kepada Muhammad Sinin.

Melalui Laporan Polisi (LP) ini, Tukinah berharap mendapatkan pendampingan hukum. Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk segera menelusuri keberadaan Muhammad Sinin, serta mengusut tuntas seluruh dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang telah dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau keterangan yang dapat dihimpun dari pihak Muhammad Sinin terkait tuduhan yang disampaikan kepadanya.

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita