Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah” Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan Imam Syafi’i: Terkait Pengesahan Perjanjian Kerja Laut, Permen P2MI 3/2026 Menyimpang dari PP 22/2022

Berita

Tragedi Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong: Yasmiati, PMI Grobogan Dipastikan Meninggal Dunia

badge-check


					Tragedi Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong: Yasmiati, PMI Grobogan Dipastikan Meninggal Dunia Perbesar

GroboganDuka mendalam menyelimuti Kabupaten Grobogan. Yasmiati (43), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Plosorejo, Desa Guyangan, Kecamatan Godong, dipastikan meninggal dunia akibat kebakaran dahsyat di kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, terjadi pada Rabu, 26 November 2025.

Kepala Disnakertrans Grobogan, Teguh Harjo Kusumo, menyampaikan bahwa kepastian kabar duka ini diterima setelah adanya laporan resmi dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Pelita Karya Juhari, pada Selasa (3/12/2025).

“Foto jenazah yang dikirim dari agensi di Hong Kong kemudian diperlihatkan kepada suami, dan ia mengenali ciri fisik istrinya,” ungkap Teguh.

Pada Kamis (4/12/2025), rumah duka dikunjungi perwakilan Kementerian Luar Negeri Wilayah Asia Timur bersama staf dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Kehadiran mereka untuk memastikan proses autopsi dan kelengkapan administrasi pemulangan jenazah ke Tanah Air.

“Kemenlu melalui Konsulat Jenderal RI di Hong Kong sedang menyiapkan dokumen agar pemulangan jenazah Yasmiati bisa segera dilakukan,” tambah Teguh, Jumat (5/12/2025).

Yasmiati berangkat ke Hongkong melalui jalur resmi P3MI dan sejak 2023 bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga di Apartemen Wang Fuk Court, Tai Po. Seluruh data ketenagakerjaannya tercatat lengkap, sehingga hak-haknya sebagai pekerja akan dipenuhi.

Kepergian Yasmiati bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Grobogan. Ia adalah salah satu dari ribuan “pejuang devisa” yang berjuang di negeri orang demi masa depan keluarga.

Kini, doa dan simpati mengalir dari tetangga, kerabat, para Pekerja Migran Indonesia, Organisasi Pekerja Migran Indonesia, hingga masyarakat luas yang berempati atas meninggalnya sosok pekerja keras dan penuh pengorbanan.

Salah seorang temannya Fitri Yani, mengaku masih tidak percaya dengan informasi kematiannya. Dia memberikan kesaksian tentang kebaikan Almarhumah.

Masih tidak menyangka, Mbak…

Orang-orang sudah banyak yang membicarakan, tapi saya belum percaya. Setelah suami dan ada yang menelpon, lalu melihat di media sosial hingga masuk televisi, barulah saya yakin. Rasanya seperti mimpi.

Saya sering bertemu Mbak Yasmiati ketika mengantar kakak sekolah, kami biasa berbincang setiap pagi. Mbak Yasmiati orang yang sangat baik, benar-benar baik, sering memberi nasihat.

Sejak anak-anak mandiri dan sudah kelas 2, kami jarang bertemu. Sesekali masih berpapasan saat antar-jemput. Lama tidak bertemu, ternyata beliau bekerja di luar negeri. Pernah sempat menelpon ketika sudah di luar, alhamdulillah katanya majikan baik.

Beberapa waktu lalu saya melihat di media sosial ada berita kebakaran gedung. Saya sempat berkata, “Kasihan, bagaimana kalau ada orang di dalamnya.” Dan beberapa hari kemudian baru tahu, ternyata Mama Azham ada di gedung tersebut.

Ya Allah… langsung teringat anak-anaknya, Nuha dan Azham. Baru saja ditinggal bekerja, kini ditinggal untuk selamanya. Mereka sangat dekat dengan ibunya, tapi Allah lebih sayang kepada Mama Azham.

Surga tempatmu, orang baik…

Semoga jenazah bisa segera dipulangkan, setidaknya anak-anaknya bisa melihat untuk terakhir kalinya. Masih tidak terbayang bagaimana Nuha yang begitu dekat dengan ibunya harus menerima kenyataan ini. Untukmu Yasmiati – Al-Fatihah.

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke 81 di Laut Merah: WNI dan PMI di Jeddah Kibarkan Merah Putih di Atas Kapal Yacht

16 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Klaim Pemkab Purwakarta Soal Pemulangan PMI Disentil: Paryanto, Dunia Maya Ini Juga Panggung Sandiwara

15 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Pesan Mengharukan dari Malaysia: “Cukup Mbak yang Susah, Kamu Fokus Kuliah dan Bawa Toga ke Rumah”

15 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Moratorium Dinilai Gagal, Ketum Perpemindo Desak Pemerintah Segera Buka Penempatan PMI ke Arab Saudi

14 Agustus 2026 - 18:41 WIB

AP2I Kawal Santunan Asuransi Rp1,5 Miliar untuk Ahli Waris Pelaut Tegal yang Hilang di Perairan Korea Selatan

14 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Trending di Berita