Hong Kong – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi kebakaran besar yang melanda kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, pada Rabu (26/11). Peristiwa memilukan ini menelan korban dari kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal dan bekerja di kawasan tersebut.
Hingga Minggu (30/11) pukul 17.00 waktu Hong Kong, hasil verifikasi resmi menunjukkan:
- Estimasi WNI/PMI terdampak: 140 orang
- Korban meninggal: 9 orang
- Korban dirawat di rumah sakit: 1 orang
- Terkonfirmasi selamat: 88 orang
- Belum ditemukan: 42 orang
Menurut KJRI Hong Kong, data ini dipublikasikan dengan mengikuti ketentuan perlindungan data pribadi baik di Hong Kong maupun Indonesia, serta melalui proses verifikasi menyeluruh dengan melibatkan otoritas lokal, agen ketenagakerjaan, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Dalam pernyataannya, KJRI Hong Kong menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Komunikasi intensif telah dilakukan dengan keluarga inti untuk memfasilitasi proses repatriasi jenazah ke tanah air maupun langkah lain sesuai amanat keluarga.
“Setiap nyawa WNI/PMI adalah tanggung jawab negara. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan hak-hak para korban dan keluarga terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar perwakilan KJRI Hong Kong dalam siaran pers.
KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, termasuk kepolisian, dinas pemadam kebakaran, serta rumah sakit, untuk mencari 42 WNI yang hingga kini belum ditemukan. Posko kedaruratan juga telah dibuka di Tai Po Community Centre (2 Heung Sze Wui St.) sebagai pusat informasi dan bantuan bagi para WNI maupun keluarga yang membutuhkan.
Selain itu, KJRI Hong Kong juga memastikan pemenuhan hak-hak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terdampak, termasuk perlindungan hukum, bantuan medis, dan dukungan psikososial. Agen ketenagakerjaan juga dilibatkan untuk memastikan keberlangsungan hak-hak kontrak kerja bagi PMI yang selamat.
KJRI Hong Kong menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah otoritas setempat dalam penanganan insiden kebakaran ini, sesuai protokol keselamatan dan ketentuan hukum yang berlaku. KJRI juga mengimbau seluruh WNI/PMI di Hong Kong untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta segera menghubungi jalur komunikasi resmi jika membutuhkan bantuan.
KJRI Hong Kong dapat dihubungi melalui:
- Hotline: +852 5242 2240
- Panic Button: +852 6773 0466
- Posko Kedaruratan: Tai Po Community Centre (2 Heung Sze Wui St.)
- Ruang Pengaduan: Lantai Dasar KJRI Hong Kong













