Pemda DKI dan KP2MI Buka Job Fest 2025 Tersedia 12.000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Direktur Jenderal Penempatan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Ahnas membuka Jakarta Job Festival 2025 di Balai Kartini, Jakarta, pada 13-14 November 2025.
Jakarta Job Fest 2025 yang mengusung tema ‘Jakarta Kota Global, Buka Akses Bangun Karier’ menjadi puncak dari rangkaian bursa kerja yang digelar Pemprov DKI Jakarta sejak Februari 2025.
Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan penyerapan lulusan dunia kerja serta memperkuat sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dengan dunia usaha. Tersedia sebanyak 12.000 lowongan kerja dari 90 perusahaan nasional dan internasional.
Ada 90 perusahaan, ada wawancara langsung dengan perusahaan, pameran pusat pelatihan kerja serta informasi peluang kerja di luar negeri,” katanya.
Job Fest juga menampilkan pameran pelatihan kerja dari Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelatihan Kerja Disnakertrans DKI Jakarta, pameran kewirausahaan mandiri, serta layanan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
“Saya didatangi pihak Jepang yang butuh 750 ribu tenaga kerja. Kendala kita bukan hanya skill, tapi juga bahasa. Karena itu saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan menambah pelajaran bahasa di SMK dan sekolah kesehatan,” papar Rano Karno.
7.600 Lowongan Kerja di Luar Negeri
Dari total lowongan yang tersedia, sebanyak 7.600 peluang kerja di luar negeri ditawarkan oleh 20 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
“Hadir 20 P3MI dengan 7.600 lowongan kerja luar negeri di sektor perhotelan, kesehatan, konstruksi, pertanian, hingga perikanan,” kata Dirjen Penempatan KP2MI Ahnas.
“Per November 2025, masih ada sekitar 359 ribu lowongan kerja luar negeri, di mana 70 ribu sudah terisi dan sekitar 290 ribu masih tersedia,” terang Ahnas.
Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, KP2MI menyiapkan berbagai pelatihan teknis, pembelajaran bahasa asing, serta sertifikasi sesuai kebutuhan negara penempatan.
Ahnas berharap Jakarta Job Fest 2025 bisa menjadi “ajang perjodohan” antara pencari kerja dan perusahaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar bekerja di luar negeri secara prosedural dan aman.








