Menu

Mode Gelap
IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan Tempatkan PRT ke Arab Saudi, Kementerian P2MI Jatuhkan Sanksi PT Setia Mulia Kridatama Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

Berita

Migrant Day, Menteri KP2MI Luncurkan Strategi Implementasi Menembus Pasar Kerja Global

badge-check


					Migrant Day, Menteri KP2MI Luncurkan Strategi Implementasi Menembus Pasar Kerja Global Perbesar

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Drs Mukhtaruddin meresmikan peluncuran delapan strategi implementasi menembus pasar kerja global pada Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) yang diselenggarakan di Sasono Langen Budaya Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, 18 Desember 2025.

Momen peresmian ditandai dengan bunyi sirene yang ditekan bersama oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Drs Mukhtaruddin dan Wakilnya Christina Aryani.

Menurut Mukhtaruddin, ada 8 strategi implementasi untuk menembus pasar kerja global yaitu:

  1. Peningkatan kapasitas bagi 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia melalui Program SMK Go Global, Sekolah Vokasi Migran, Kelas Migran yang terintegrasi dengan Sekolah Rakyat, dan Migran Center;
  2. Program pembentukan Desa Migran Emas di 38 Provinsi di Seluruh Indonesia;
  3. Penyediaan KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia hingga Rp100 Juta dengan Pencairan dalam 5 Hari Kerja;
  4. Respons Cepat 1×24 jam untuk layanan pengaduan pelindungan Pekerja Migran Indonesia;
  5. Pemberian Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Kesehatan yang lengkap bagi Pekerja Migran Indonesia;
  6. Digitalisasi sistem dan integrasi data untuk Pekerja Migran Indonesia;
  7. Pemangkasan proses penempatan Pekerja Migran Indonesia menjadi 14 hari serta percepatan verifikasi Job Order maksimal 7 hari;
  8. Penerapan akreditasi kepada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk meningkatkan pelayanan prima bagi Pekerja Migran Indonesia.

Dengan delapan strategi tersebut, dia yakin akan mampu mempersiapkan 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia yang terampil baik bahasa maupun keterampilannya. Menurutnya delapan strategi tersebut sudah sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pada peringatan tersebut dia juga meresmikan pelepasan secara simbolik penempatan Pekerja Migran Indonesia sebanyak 1035 orang yang bekerja di sektor formal dan profesional yang menjadi program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pada pelepasan tersebut, Menteri P2MI Mukhtaruddin mengalungkan karangan bunga dan topi kepada 10 orang Calon Pekerja Migran Indonesia. Disusul dengan jabatan tangan sebagai ucapan selamat dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri P2MI Christina Aryani dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Riza Patria.

Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) tahun 2025 ini dihadiri oleh ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia yang khidmat mengikutinya sejak siang hingga sore hari. Mereka berseragam biru toska bertuliskan Internasional Migrant Day. Satu Cahaya Ribuan Kisah. Solidaritas Migran Untuk Kemanusian.

Baca Lainnya

IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil

6 Februari 2026 - 21:37 WIB

Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI

5 Februari 2026 - 10:03 WIB

Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan

4 Februari 2026 - 17:37 WIB

Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi

3 Februari 2026 - 14:29 WIB

Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

2 Februari 2026 - 17:54 WIB

Trending di Berita