Menu

Mode Gelap
IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan Tempatkan PRT ke Arab Saudi, Kementerian P2MI Jatuhkan Sanksi PT Setia Mulia Kridatama Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

Berita

Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi

badge-check


					Jahitan Operasi Jebol, Omsih PMI Asal Bekasi Akhirnya Dipulangkan dari Arab Saudi Perbesar

Jakarta-Omsih (30) salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bekasi Jawa Barat yang jahitan operasinya jebol, dikabarkan hari ini sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan oleh bapak kandungnya Ondih pada Minggu, 07 Desember 2025.

Menurut Ondih, pada saat diruang tunggu bandara Arab Saudi, anaknya sempat mengubungi ponselnya. “Dia mengabarkan akan terbang ke Indonesia, jadi malam ini saya akan menjemputnya di bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya

Diteruskan, seminggu sebelumnya Ondih pernah mendapatkan informasi pengurus Persatuan Buruh Migran bahwa anaknya akan dipulangkan pada 29 November 2025.

“Namun entah kenapa, pada saat itu Omsih yang sudah diantar sampai di Bandara Arab Saudi, dipulangkan lagi. Saya hubungi ponselnya tapi tidak aktif. Sehingga saya jadi khawatir. Bahkan tadinya besok Senin mau bikin laporan ke KP2MI didampingi Persatuan Buruh Migran” katanya.

Sebelumnya, Omsih disalurkan oleh Agensi Tamkin Lilmawarid Albashyariyah untuk bekerja di keluarga Madam Rere di Yanbu Arab Saudi. Anggota keluarga ini jumlahnya ada 6 (enam) orang. Rumahnya besar berlantai tiga.

Kondisi kerjanya sangat tidak layak. Dia memulai pekerjaannya dari jam 5 pagi sampai dengan jam 10 malam. Mulai dari menyiapkan sarapan buat anak-anak, lalu membersihkan rumah, ngosek WC, menyapu, mengepel, ngelap pintu, kaca, dinding, mencuci baju, jemur, menyetrika, mencuci karpet yang panjang dan tebal, serta semua yang ada di rumah dikerjakannya sendiri. Dan yang paling berat yaitu setiap hari harus mengangkut galon dari lantai satu sampai lantai tiga.

Karena itulah jahitan bekas operasinya jebol sehingga mengeluarkan darah dan nanah.

 

 

Baca Lainnya

IOM Indonesia Akan Gelar Pelatihan Perekrutan Adil dan Etis untuk Organisasi Masyarakat Sipil

6 Februari 2026 - 21:37 WIB

Waketum Apjati Maria Ginting: Kritik Keras Lambannya Birokrasi Penempatan PMI

5 Februari 2026 - 10:03 WIB

Ketum Aspataki Saiful Mashud: Dorong Pemerintah Maksimalkan Skema Penempatan Perseorangan

4 Februari 2026 - 17:37 WIB

Tim Nusantara Raih Runner Up di Turnamen Bola Voli Super Dome Jeddah Arab Saudi

3 Februari 2026 - 14:29 WIB

Kementerian P2MI Cabut Izin Tiga Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Bekasi

2 Februari 2026 - 17:54 WIB

Trending di Berita