Menu

Mode Gelap
Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam Garda Prabowo Ancam Demo Kemen P2MI: Buka Layanan PMI ke Arab Saudi, Tutup Penempatan Ilegal

Berita

Kabar Gembira, Ada Beasiswa Pelatihan Untuk Lulusan SMA/SMK Calon Pekerja Migran

badge-check


					Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) | Sumber Antara Perbesar

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) | Sumber Antara

Jakarta (BBM) – Kabar gembira, pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp12 triliun untuk beasiswa pelatihan bahasa dan keterampilan bagi lulusan SMA dan SMK yang akan bekerja ke luar negeri.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masuarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4/11/2025.

Menurut Cak Imin, beasiswa pelatihan tersebut akan difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa dan keterampilan kerja sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja internasional. Yaitu pelatihan pengelasan (welder), perawatan lansia (caregiver), dan perhotelan (hospitality).

Diteruskan, program beasiswa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi lulusan sekolah menengah agar memiliki daya saing di tingkat global.

Lebih lanjut, beasiswa pelatihan ini akan dimulai pada akhir tahun (Desember 2025) dengan jumlah kuota peserta yang belum ditentukan, lalu dilanjutkan lagi pada Januari 2026 dengan jumlah kuota peserta yang lebih banyak.

“Beasiswa dimulai akhir tahun ini dengan jumlah tertentu semaksimal mungkin dan akan dimulai lebih besar lagi pada bulan Januari,” ucap dia.

Cak Imin mengaskan program ini berbeda dengan program penyediaan 500 ribu tenaga kerja terampil untuk bekerja di luar negeri yang dikoordinir oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Baca Lainnya

Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum

8 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking

6 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi

6 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global

5 Agustus 2026 - 16:01 WIB

PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam

4 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Trending di Berita