Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Berita

Kabar Gembira, Ada Beasiswa Pelatihan Untuk Lulusan SMA/SMK Calon Pekerja Migran

badge-check


					Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) | Sumber Antara Perbesar

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) | Sumber Antara

Jakarta (BBM) – Kabar gembira, pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp12 triliun untuk beasiswa pelatihan bahasa dan keterampilan bagi lulusan SMA dan SMK yang akan bekerja ke luar negeri.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masuarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4/11/2025.

Menurut Cak Imin, beasiswa pelatihan tersebut akan difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa dan keterampilan kerja sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja internasional. Yaitu pelatihan pengelasan (welder), perawatan lansia (caregiver), dan perhotelan (hospitality).

Diteruskan, program beasiswa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi lulusan sekolah menengah agar memiliki daya saing di tingkat global.

Lebih lanjut, beasiswa pelatihan ini akan dimulai pada akhir tahun (Desember 2025) dengan jumlah kuota peserta yang belum ditentukan, lalu dilanjutkan lagi pada Januari 2026 dengan jumlah kuota peserta yang lebih banyak.

“Beasiswa dimulai akhir tahun ini dengan jumlah tertentu semaksimal mungkin dan akan dimulai lebih besar lagi pada bulan Januari,” ucap dia.

Cak Imin mengaskan program ini berbeda dengan program penyediaan 500 ribu tenaga kerja terampil untuk bekerja di luar negeri yang dikoordinir oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita