Menu

Mode Gelap
Wamen P2MI Christina Aryani Beberkan Target dan Perkembangan Program SMK Go Global Terobosan Baru! Mukhtarudin Cetuskan Konsep Omnibus Law Plus Dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Wa Kokom Klarifikasi: TKW Cilik itu Bernama Astri Usianya Sudah 21 Tahun Lulusan SMA Masya Allah! Warganet Heran Ada TKW Cilik Bisa Lolos Kerja ke Luar Negeri PBM Banten Apresiasi Dirtipid PPA-PPO Tangkap Aktor P3MI dan Pelaku Penempatan Ilegal ke Arab Saudi Tips Arumi Marsudi Memilih Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Yang Baik

Berita

Wamen P2MI Christina Aryani Beberkan Target dan Perkembangan Program SMK Go Global

badge-check


					Wamen P2MI Crhistina Ariani Perbesar

Wamen P2MI Crhistina Ariani

Jakarta — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) terus mematangkan pelaksanaan program SMK Go Global sebagai langkah strategis membuka akses bagi lulusan pendidikan vokasi menuju pasar kerja internasional.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, menyampaikan bahwa program ini diproyeksikan mampu menempatkan sebanyak 500.000 tenaga kerja Indonesia secara bertahap hingga tahun 2029.

Skema penempatan tersebut mencakup 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta dari jalur umum guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Penempatan akan dilakukan secara terukur setiap tahunnya, dimulai dari target 40.000 tenaga kerja pada tahun 2026, lalu meningkat menjadi 140.000 pada 2027, 180.000 pada 2028, dan 140.000 pada 2029,” ujar Christina (02/09/2026).

Sektor Prioritas dan Negara Tujuan

Para lulusan program ini akan disalurkan ke berbagai sektor prioritas, seperti perawat, caregiver, tukang las (welder), sopir bus atau truk, hingga bidang hospitality. Negara tujuan penempatan meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, kawasan Eropa, Turki, dan Taiwan.

Seluruh pembiayaan program ditanggung sepenuhnya oleh APBN sehingga peserta tidak dipungut biaya.

“Saat ini, pelaksanaan pelatihan Batch 1 Gelombang 1 dan 2 telah berjalan dengan melibatkan 3.340 peserta di 167 kelas pada 20 wilayah kerja BP3MI. Sementara itu, pendaftaran Batch 1 Gelombang 3 resmi dibuka pada 1 hingga 11 September 2026,” jelasnya.

Peluang Kerja Luar Negeri Masih Sangat Terbuka

Berdasarkan data Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) per 30 Agustus 2026, tercatat ada 289.938 peluang kerja luar negeri yang tersedia. Dari jumlah tersebut, baru 74.335 posisi (25,64%) yang terserap, sehingga masih menyisakan 215.603 peluang kerja yang siap diisi oleh SDM kompeten.

Guna mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja, para peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan fasilitas pendampingan kesiapan kerja, informasi lowongan, serta program job matching bersama mitra industri dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

  1. Target Penempatan hingga Tahun 2029
  • Sasaran Utama: Program ini menargetkan penempatan 500.000 tenaga kerja Indonesia secara bertahap hingga tahun 2029. Target ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, yang terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta umum.
  • Target Tahunan: Rencana penempatan tenaga kerja dirinci sebagai berikut:
    • 2026: 40.000 tenaga kerja
    • 2027: 140.000 tenaga kerja
    • 2028: 180.000 tenaga kerja
    • 2029: 140.000 tenaga kerja
  1. Sektor Kerja dan Negara Tujuan
  • Sektor Prioritas: Bidang pekerjaan yang disasar meliputi perawat, caregiver/careworker, tukang las (welder), sopir bus/truk (truck driver), hospitality, serta sektor prioritas lainnya.
  • Negara Tujuan: Para lulusan akan ditempatkan di berbagai negara, antara lain Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, kawasan Eropa, Turki, dan Taiwan.
  1. Realisasi Pelaksanaan Pelatihan (Tahun 2026)
  • Pelatihan Gratis: Seluruh biaya program ini ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga peserta tidak dipungut biaya.
  • Batch 1 Gelombang 1 dan 2: Sebanyak 3.340 peserta telah terpilih dan sedang mengikuti pelatihan di 167 kelas yang tersebar di 20 wilayah kerja BP3MI.
  • Batch 1 Gelombang 3: Pendaftaran untuk gelombang ketiga dibuka dari tanggal 1 hingga 11 September 2026.
  1. Peluang Kerja yang Tersedia
  • Data Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) per 30 Agustus 2026 menunjukkan ada 289.938 peluang kerja luar negeri. Namun, baru sekitar 74.335 posisi (25,64%) yang terserap.
  • Hal ini menyisakan 215.603 peluang kerja yang masih terbuka untuk diisi oleh SDM kompeten. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan mendapatkan pendampingan kesiapan kerja, informasi lowongan, hingga fasilitas job matching dengan mitra industri dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Baca Lainnya

Terobosan Baru! Mukhtarudin Cetuskan Konsep Omnibus Law Plus Dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

7 September 2026 - 13:38 WIB

Wa Kokom Klarifikasi: TKW Cilik itu Bernama Astri Usianya Sudah 21 Tahun Lulusan SMA

7 September 2026 - 10:47 WIB

Masya Allah! Warganet Heran Ada TKW Cilik Bisa Lolos Kerja ke Luar Negeri

6 September 2026 - 14:10 WIB

PBM Banten Apresiasi Dirtipid PPA-PPO Tangkap Aktor P3MI dan Pelaku Penempatan Ilegal ke Arab Saudi

5 September 2026 - 16:09 WIB

Sayang, P3MI Yang Memperbudak CPMI Berkedok PKL, Tidak Bisa Disanksi, Kenapa?

4 September 2026 - 17:52 WIB

Trending di Berita