Menu

Mode Gelap
PSP Indonesia dan IOJI Kembangkan Aplikasi IKAN untuk Perlindungan Pelaut Awak Kapal Migran Takjub, Mantan Pekerja Migran Indonesia, Nining Djohar, Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Unisba PBM Apresiasi Imigrasi Depok. Batalkan Penerbitan Paspor Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI Dua Dekade Mengabdi, Indonesian Family Network Terima Penghargaan Pekerja Migran Teladan 2026

Berita

Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin, Pulangkan Angga, Korban TPPO Kamboja Asal Karawang

badge-check


					Ibu Kades Imas Msaitoh kedua dari kiri, bersama Angga di Bandara Soetta Perbesar

Ibu Kades Imas Msaitoh kedua dari kiri, bersama Angga di Bandara Soetta

Karawang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Karawang, H. Jenal Arifin telah memfasilitasi pemulangan, Angga Anggara (26), seorang pemuda asal Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan, Karawang yang sempat terjebak dalam penempatan non prosedural di Kamboja sejak Juni 2025.

Relawan Jabar Istimewa (Jabis) Kabupaten Karawang, H. Entis Sutisna, menyampaikan keterangannya secara tertulis kepada wartawan pada 30 Juni 2026.

Menurut Entis, Maskapai Air Asia telah membawa Angga take-off dari Bandara Internasional Phnom Penh, Kamboja, tepat pukul 19.00 waktu setempat dan landing dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 22.05 WIB.

“Setelah melalui antrian pendataan panjang, sekitar jam 02.00 dini hari, Angga menuju pintu kedatangan,” ujar Entis.

Isak tangis bahagia pecah di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (29/6/2026) malam. Angga dan orang tuanya berpelukan melepas kepedihan yang dialaminya selama kurang lebih satu tahun.

“Saya dari Tapmi PPMI sekaligus Relawan Tim Jabis Karawang, yang sebelumnya menerima pengaduan dari Angga, mengucapkan terima kasih kepada Pak Dadang dari KBRI Phnom Penh, H. Jenal Arifin yang telah membantu memfasilitasi tiket pemulangan Angga. Juga kepada Ibu Kades Imas Masitoh yang telah menjemput Angga di Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya.

Terbang Menuju Kebebasan

Bagi Angga, penerbangan malam itu bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah akhir dari perjuangan panjang untuk lepas dari perekrutan ilegal oleh jaringan mafia scam online Kamboja yang kerap mengeksploitasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Jabis Karawang dan Tapmi PPMI, H. Jenal Arifin, Ibu Kades Imas Masitoh, dan Pak Dadang dari KBRI Phnom Penh yang telah membantu dan berkoordinasi dalam kepulangan saya. Saya hanya bisa berdoa semoga kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” kata Angga.

Pelajaran Berharga bagi Warga Karawang

Kasus yang menimpa Angga menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya di wilayah Karawang Jawa Barat, agar lebih berhati-hati terhadap iming-iming kerja di luar negeri dengan proses yang instan dan mencurigakan.

Apresiasi besar pun mengalir dari pihak keluarga dan warga Mulangsari kepada H. Jenal Arifin dan Hj. Imas Masitoh atas kolaborasi cepat mereka dalam menyelamatkan serta memulangkan Angga dari Kamboja ke kampung halaman.

Baca Lainnya

PSP Indonesia dan IOJI Kembangkan Aplikasi IKAN untuk Perlindungan Pelaut Awak Kapal Migran

26 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Takjub, Mantan Pekerja Migran Indonesia, Nining Djohar, Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Unisba

26 Agustus 2026 - 11:47 WIB

PBM Apresiasi Imigrasi Depok. Batalkan Penerbitan Paspor Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan

26 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih

25 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI

24 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Trending di Arab Saudi