Menu

Mode Gelap
PSP Indonesia dan IOJI Kembangkan Aplikasi IKAN untuk Perlindungan Pelaut Awak Kapal Migran Takjub, Mantan Pekerja Migran Indonesia, Nining Djohar, Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Unisba PBM Apresiasi Imigrasi Depok. Batalkan Penerbitan Paspor Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI Dua Dekade Mengabdi, Indonesian Family Network Terima Penghargaan Pekerja Migran Teladan 2026

Berita

Cerita PMI Hong Kong Asal Ngentrong Tulungagung: Selamat dari Kebakaran, Kini Menunggu Pulang

badge-check


					Cerita PMI Hong Kong Asal Ngentrong Tulungagung: Selamat dari Kebakaran, Kini Menunggu Pulang Perbesar

Emi, salah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hong Kong dikabarkan selamat dari tragedi kebakaran dahsyat yang melanda kompleks Wang Fuk Court Tai Po Hong Kong para Rabu, 26 November 2025 lalu. PMI asal Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung Jawa Timur ini masih masih dirawat di RS Alice Ho , (Lataso) Lantai 5, Nomor 30.

Hal ini sampaikan oleh beberapa aktivis Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong melalui unggahan di media sosial pada Senin, 8 Desember 2025.

Diceritakan, pada pukul 18.00 sore, saat alarm kebakaran berbunyi, mereka yang sedang bersantai segera bergegas turun. Beruntung, ia masih sempat menggunakan lift untuk menyelamatkan diri. Meski diketahui memiliki riwayat darah tinggi dan sering pusing, Alhamdulillah ia selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit. Semua perawatan diatur oleh majikan.

Emi menceritakan pengalamannya. Selama 10 tahun ia bekerja menjaga seorang kakek dan seorang siuce (majikan perempuan). Majikannya dikenal sangat baik, dan nasib baik masih berpihak kepadanya ketika terjadi kebakaran di kawasan Tai Po.

Sang kakek dirawat di rumah sakit berbeda. Namun, karena sudah sangat dekat, kakek tidak mau dirawat oleh siapa pun selain dirinya. Sayangnya, ia sendiri juga harus dirawat karena mengalami trauma mendalam setelah melihat kobaran api yang membakar rumah plet tempat ia tinggal.

Sementara itu, siuce dikabarkan tidak menjenguknya. Hal ini dimaklumi karena siuce juga mengalami trauma berat akibat rumahnya ludes terbakar. Untungnya, para PMI lain bergantian menjenguknya untuk memberikan dukungan.

Kini pihak agensi sedang mengurus kepulangannya ke Indonesia. Harapannya, ia segera pulih, sehat, dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Ia adalah salah satu pahlawan devisa yang telah berjuang di negeri orang

Baca Lainnya

PSP Indonesia dan IOJI Kembangkan Aplikasi IKAN untuk Perlindungan Pelaut Awak Kapal Migran

26 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Takjub, Mantan Pekerja Migran Indonesia, Nining Djohar, Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di Unisba

26 Agustus 2026 - 11:47 WIB

PBM Apresiasi Imigrasi Depok. Batalkan Penerbitan Paspor Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan

26 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Darurat, Terlantar 3 Minggu di Fiji, 7 Awak Kapal Migran Indonesia Kehabisan Makanan dan Air Bersih

25 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Roland Kamal: Menangkap Peluang Emas Saudi Vision 2030 Tanpa Menomorduakan Pelindungan PMI

24 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Trending di Arab Saudi