Menu

Mode Gelap
Masuk Kabinet, Persatuan Buruh Migran Sebut Said Iqbal Penuhi 4 Syarat ‘Manusia Politik’ SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang 4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya Marak Penipuan Loker Luar Negeri, Aktivis Tuntut Pemerintah Tegas Bubarkan LPK

Berita

Yusri AlBima Raih Penghargaan KP2MI sebagai Tokoh Peduli Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

badge-check


					Yusri AlBima Raih Penghargaan KP2MI sebagai Tokoh Peduli Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Perbesar

Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memberikan penghargaan kepada Yusri Addin Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan nama Yusri AlBima, sebagai tokoh dan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang konsisten memperjuangkan pelindungan bagi PMI dan keluarganya. Penghargaan ini diberikan pada saat Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) yang diselenggarakan di Sasono Langen Budaya Taman Mini Indonesia Indah pada 18 Desember 2025.

Yusri Albima memang sudah sejak lama bergelut dalam dunia aktivisme. Di balik penghargaan itu, tersimpan perjalanan panjang penuh dedikasi. Sejak 2007, Yusri telah menapaki jalan advokasi Pekerja Migran Indonesia yang saat itu lazim diistilahkan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Melalui Gabungan Serikat Buruh Islam Indonesia (Gasbiindo) dia memperjuangkan hak dan kepentingan Pekerja Migran Indonesia.

Merujuk pada Undang Undang No. 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia saat itu, lembaga yang paling berwenang adalah Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) baru saja berdiri. Pada saat BNP2TKI di bawah kepemimpinan Muhammad Jumhur Hidayat. Yusri sangat aktif sebagai tokoh yang gigih dalam memperjuangkan hak dan kepentingan Pekerja Migran Indonesia.

Bagi Yusri, Pekerja Migran Indonesia itu bukan sekadar angka statistik, penghasil remitansi dan devisa, melainkan manusia yang memiliki hak dan martabat.

Jejak di Luar Negeri

Pengalaman Yusri sebagai Pekerja Migran Indonesia membentuk kepeduliannya. Ketika bertugas di KBRI Tunisia, ia tak hanya menjalankan pekerjaan diplomatik, tetapi juga menjadi sandaran bagi banyak Pekerja Migran Indonesia yang menghadapi masalah. Terutama yang diberangkatkan secara non prosedural. Dari kasus hukum hingga kehilangan dokumen, Yusri hadir memberi perlindungan, memastikan hak mereka terpenuhi.

Jejak Organisasi

Yusri yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Angkatan Muda Bima Indonesia (AMBI), terus memperluas pembelaannya terhadap Pekerja Migran Indonesia.  Di bawah kepemimpinannya, AMBI bukan hanya wadah pemuda, tetapi juga ruang solidaritas bagi Pekerja Migran Indonesia dan anggota keluarganya. Ia percaya, perlindungan Pekerja Migran Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, melainkan gerakan bersama yang melibatkan masyarakat.

Selain itu dia juga didaulat sebagai Dewan Pakar Federasi Buruh Migran Nusantara Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (FBuminu Sarbumusi). Salah satu organisasi buruh yang anggotanya berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama.

Inspirasi Perjuangan

Penghargaan dari KP2MI menjadi penanda bahwa perjuangan panjang Yusri mendapat pengakuan. Namun, bagi Yusri, penghargaan hanyalah simbol. Yang lebih penting adalah memastikan setiap Pekerja Migran Indonesia mendapat perlindungan nyata, baik pada fase sebelum berangkat, pada saat bekerja dan sesudah bekerja.

“Perjuangan ini bukan tentang saya, tetapi tentang mereka yang berani meninggalkan kampung halaman demi keluarga. Mereka layak mendapat perlindungan dan penghormatan,” pungkas Yusri sesuai dengan mengakhiri pernyataannya “Satu Cahaya, Ribuan Kisah. Solidaritas Pekerja Migran untuk Kemanusiaan”.

 

Baca Lainnya

Masuk Kabinet, Persatuan Buruh Migran Sebut Said Iqbal Penuhi 4 Syarat ‘Manusia Politik’

7 Juni 2026 - 17:54 WIB

SPKP, Disnaker Tegal dan KP2MI Akan Gelar Sosialisasi Penempatan Awak Kapal Migran

6 Juni 2026 - 11:13 WIB

Berkat Gotong Royong, Nunung, Pekerja Migran Karawang yang Stroke di Taiwan Akhirnya Bisa Pulang

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

4 Usulan Perpemindo untuk Perbaikian Permen P2MI Tentang Tata Cara Pelakanaan Penempatan PMI

4 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pengurus Perpemindo mengusulkan perbaikan Permen P2MI No. 2 Tahun 2026 Tentang Tata Cata Penempatan oleh Pelaksana Penempatan

Tiga Asosiasi P3MI Desak Revisi Dua Permen P2MI: Pelaksanaan Penempatan dan Persyaratannya

3 Juni 2026 - 22:12 WIB

Trending di Berita