Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Karawang Saefudin Zuhri, Perjuangkan Pemulangan PMI Icih Yunengsih dari Dubai KDEI Taipei Perkuat Rantai Pasok Industri, Dorong Peningkatan Ekspor Manufaktur Indonesia Miris! Ratusan PMI Ditangkap di Jeddah, Terjerat Kasus Prostitusi, Miras dan Narkoba Viral, Koidah PMI Indramayu di Irak, Setahun Tak Digaji, Ibunya Lumpuh Terpaksa Mengemis untuk Makan Risiko Berlapis PMI Non-Prosedural Hamil di Luar Negeri: Minim Medis dan Dokumen Rumit Sempat Tertunda, Yuswati, PMI Sakit Asal Sukabumi Berhasil Dipulangkan dari Abu Dhabi

Berita

Menteri P2MI Mukhtarudin Resmikan Migrant Service Center Unhas Makassar Sulsel

badge-check


					Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Service Centre | Sumber KP2MI Perbesar

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Service Centre | Sumber KP2MI

Makassar – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Service Center (MSC) milik Universitas Hasanuddin (Unhas), Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis, 13/11/2025.

Peresmian ini menujukkan pemerintah menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menyiapkan tenaga kerja profesional ke luar negeri.

Mukhtarudin menjelaskan hingga saat ini sudah ada delapan perguruan tinggi yang memiliki MSC. Kerja sama dengan perguruan tinggi dinilai penting agar Indonesia bisa memanfaatkan peluang global.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) per 10 November 2025, terdapat 359.730 lowongan kerja luar negeri. Sementera yang baru terisi sekitar 70.000.

“Itu berarti masih ada sekitar 80 persen peluang kerja yang bisa diisi tenaga kerja asal Indonesia,” jelasnya

Presiden Prabowo meminta KP2MI menyiapkan 500 ribu bahkan kalau bisa 1 juta, untuk menyiapkan Calon Pekerja Migran Indonesia untuk mengisi pasar kerja luar negeri, kita harus sudah mulai mengisi pasar-pasar kerja middle skill dan high skill di luar negeri,” tegasnya.

Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Unhas dan Kementerian P2MI. Puncak acara ditandai pelepasan simbolis tiga pekerja migran asal Maros ke Jepang.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia kerja.

Beberapa pebajat yang hadir dalam acara tersebut:

  1. Wakil Walikota Makassar Aliyah Mustika Ilham
  2. Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L Paundanan
  3. Wakil Bupati Pangkep Abdul Assagaf
  4. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pinrang Abdul Rahman Mahmud
  5. Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Penguatan Pelayanan Publik Ilham Akbar Mustafa
  6. Sekjen KP2MI Komjen Pol Dwiyono
  7. Dirjen P3KLN Dwi Setiawan Susanto
  8. Dirjen Pemberdayaan Muh. Fachri
  9. Direktur Bina Kemitraan Pelindungan Ilham Rivai
  10. Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga Hadi Wahyuningrum
  11. Ketua Senat Unhas
  12. Jajaran SKPD Provinsi Sulsel dan Pemda
  13. Kepala BP3MI Sulawesi Selatan Dharma Saputra
  14. Kepala BP3MI Sulawesi Utara M. Syachrul Afriyad

 

Mengenal Migrant Service Center (Pusat Layanan Migran) adalah Sistem One Stop Service berbasis lembaga vokasi, yang memberikan layanan terintegrasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dari pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan kerja luar negeri.

Tujuannya: Memastikan kompetensi, kesiapan kerja, dan perlindungan Calon PMI sesuai kebutuhan pasar kerja global, melalui:

  • Peningkatkan kompetensi & kesiapan kerja
  • Menjamin penempatan yang sah dan terlindungi
  • Menyediakan layanan cepat, lengkap, dan terintegrasi

Layanan utama yang disediakan meliputi:

  1. Informasi peluang kerja resmi di negara tujuan
  2. Pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri global
  3. Pelatihan bahasa asing (Arab, Jepang, Korea, Inggris, dll)
  4. Soft skill: komunikasi, manajemen konflik, etika kerja
  5. Pengenalan budaya dan hukum negara tujuan
  6. Sertifikasi kompetensi nasional & internasional
  7. Job matching dan penempatan kerja aman dan legal

Baca Lainnya

Anggota DPRD Karawang Saefudin Zuhri, Perjuangkan Pemulangan PMI Icih Yunengsih dari Dubai

11 Juli 2026 - 17:09 WIB

KDEI Taipei Perkuat Rantai Pasok Industri, Dorong Peningkatan Ekspor Manufaktur Indonesia

9 Juli 2026 - 14:08 WIB

Miris! Ratusan PMI Ditangkap di Jeddah, Terjerat Kasus Prostitusi, Miras dan Narkoba

9 Juli 2026 - 12:01 WIB

Viral, Koidah PMI Indramayu di Irak, Setahun Tak Digaji, Ibunya Lumpuh Terpaksa Mengemis untuk Makan

8 Juli 2026 - 20:38 WIB

Risiko Berlapis PMI Non-Prosedural Hamil di Luar Negeri: Minim Medis dan Dokumen Rumit

8 Juli 2026 - 09:08 WIB

Trending di Arab Saudi