Menu

Mode Gelap
Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam Garda Prabowo Ancam Demo Kemen P2MI: Buka Layanan PMI ke Arab Saudi, Tutup Penempatan Ilegal Ketum Aspataki, Saiful Mashud: Penempatan PRT ke Arab Saudi Itu Boleh, Tidak Melanggar Hukum

Berita

Ketua Formima Raida, Raih Dua Penghargaan Bupati Majalengka

badge-check


					Foto Raida | Sumber Dokumen Pribadi Perbesar

Foto Raida | Sumber Dokumen Pribadi

Majalengka – Bulan Desember 2025 menjadi bulan penuh makna bagi Ida Neni Wahyuni, atau yang akrab disapa Raida. Dalam rentang waktu hanya beberapa hari, perempuan tangguh asal Majalengka ini menerima dua penghargaan bergengsi dari Bupati Majalengka Eman Suherman.

Pada 18 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Peringatan Migran Internasional, Raida dianugerahi sebagai Tokoh Inspiratif atas dedikasinya memperjuangkan hak-hak Pekerja Migran Indonesia. Empat hari kemudian, pada 22 Desember 2025, tepat di Hari Ibu, ia kembali menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Pemberdayaan Perempuan.

Bagi Raida, penghargaan ini bukan sekadar simbol. Ia mengaku terharu, bahkan tak pernah menyangka perjuangan yang ia jalani selama tujuh tahun melalui Forum Migran Majalengka akhirnya mendapat pengakuan. “Saya merasa ternyata perjuangan ini dihargai. Selama ini kami berjuang agar suara pekerja migran asal Majalengka terdengar, dan kini perjuangan itu mendapat tempat,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Namun, di balik rasa syukur, Raida menyimpan harapan besar. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak berhenti pada penghargaan semata, melainkan benar-benar hadir melindungi pekerja migran—mulai dari sebelum berangkat, saat bekerja di luar negeri, hingga ketika mereka kembali pulang.

Raida adalah cermin keteguhan hati seorang perempuan yang menjadikan pengalaman dan kepedulian sebagai bahan bakar perjuangan. Bulan Desember bukan hanya bulan keberuntungan baginya, tetapi juga bulan pengakuan atas kerja keras yang tak kenal lelah demi martabat pekerja migran dan pemberdayaan perempuan.

Baca Lainnya

Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking

6 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi

6 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global

5 Agustus 2026 - 16:01 WIB

PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam

4 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Garda Prabowo Ancam Demo Kemen P2MI: Buka Layanan PMI ke Arab Saudi, Tutup Penempatan Ilegal

4 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Trending di Berita