Menu

Mode Gelap
Nur Watirih PMI Indramayu Tewas Oleh Majikan Arab Saudi Ibu Ijah Menduga Anaknya Hanif Diperas Seniornya di Kamboja Siti Hotima PMI Asal Jember Terjebak Eksploitasi di Irak Komnas Perempuan Akan Bedah Concluding Observations PMI Yusri Al Bima Luruskan Skenario Evakuasi PMI di Timur Tengah Suara Marsinah, Suarakan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Berita

Ketua Formima Raida, Raih Dua Penghargaan Bupati Majalengka

badge-check


					Foto Raida | Sumber Dokumen Pribadi Perbesar

Foto Raida | Sumber Dokumen Pribadi

Majalengka – Bulan Desember 2025 menjadi bulan penuh makna bagi Ida Neni Wahyuni, atau yang akrab disapa Raida. Dalam rentang waktu hanya beberapa hari, perempuan tangguh asal Majalengka ini menerima dua penghargaan bergengsi dari Bupati Majalengka Eman Suherman.

Pada 18 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Peringatan Migran Internasional, Raida dianugerahi sebagai Tokoh Inspiratif atas dedikasinya memperjuangkan hak-hak Pekerja Migran Indonesia. Empat hari kemudian, pada 22 Desember 2025, tepat di Hari Ibu, ia kembali menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Pemberdayaan Perempuan.

Bagi Raida, penghargaan ini bukan sekadar simbol. Ia mengaku terharu, bahkan tak pernah menyangka perjuangan yang ia jalani selama tujuh tahun melalui Forum Migran Majalengka akhirnya mendapat pengakuan. “Saya merasa ternyata perjuangan ini dihargai. Selama ini kami berjuang agar suara pekerja migran asal Majalengka terdengar, dan kini perjuangan itu mendapat tempat,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Namun, di balik rasa syukur, Raida menyimpan harapan besar. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak berhenti pada penghargaan semata, melainkan benar-benar hadir melindungi pekerja migran—mulai dari sebelum berangkat, saat bekerja di luar negeri, hingga ketika mereka kembali pulang.

Raida adalah cermin keteguhan hati seorang perempuan yang menjadikan pengalaman dan kepedulian sebagai bahan bakar perjuangan. Bulan Desember bukan hanya bulan keberuntungan baginya, tetapi juga bulan pengakuan atas kerja keras yang tak kenal lelah demi martabat pekerja migran dan pemberdayaan perempuan.

Baca Lainnya

Nur Watirih PMI Indramayu Tewas Oleh Majikan Arab Saudi

11 Maret 2026 - 21:06 WIB

Ibu Ijah Menduga Anaknya Hanif Diperas Seniornya di Kamboja

11 Maret 2026 - 20:13 WIB

Ibu Ijah Nurjanah menunjukkan foto anaknya yang terjebak di Kamboja.

Siti Hotima PMI Asal Jember Terjebak Eksploitasi di Irak

10 Maret 2026 - 19:02 WIB

Komnas Perempuan Akan Bedah Concluding Observations PMI

9 Maret 2026 - 15:26 WIB

Yusri Al Bima Luruskan Skenario Evakuasi PMI di Timur Tengah

8 Maret 2026 - 12:20 WIB

Trending di Berita