Menu ✖

Mode Gelap
37 Lulusan SMK Siap Invasi Arab Saudi, Setelah Ditempa Jadi Teknisi Andal Kemenangan Solidaritas Rakyat: Beranda Migran Sambut Bebasnya Mary Jane, Desak Pembebasan Merry Utami Usung Nilai Siri’ na Pacce, Firman Hermanda Siapkan 3 Program Prioritas 100 Hari Kerja PBM Sulsel PSP Indonesia dan EJF Bongkar Tipu Daya Biaya Perekrutan Awak Kapal Ikan Migran Persatuan Buruh Migran: Ketimpangan Lahan Paksa Jutaan Warga Desa Jadi Pekerja Migran, Laksanakan Reforma Agraria Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

Berita

Kemenangan Solidaritas Rakyat: Beranda Migran Sambut Bebasnya Mary Jane, Desak Pembebasan Merry Utami

badge-check


					Mary Jane Pekerja Migran Filipina Korban TPPO Akibat  Mafia Perdagangan Narkoba | CNN Perbesar

Mary Jane Pekerja Migran Filipina Korban TPPO Akibat Mafia Perdagangan Narkoba | CNN

Yogyakarta — Beranda Migran, organisasi masyarakat sipil yang fokus pada advokasi hak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, menyambut hangat kabar pembebasan Mary Jane Veloso.

Pembebasan ini dipastikan setelah Presiden Filipina, Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr., mengonfirmasi pemberian pengampunan penuh (absolute pardon) kepada Mary Jane pada Jumat (25/9/2026).

Keputusan sejarah ini menandai berakhirnya masa kurungan besi selama lebih dari 16 tahun yang dijalani Mary Jane di dua negara.

Beranda Migran menegaskan bahwa kebebasan ini bukanlah hadiah cuma-cuma dari penguasa, melainkan buah dari perjuangan panjang dan konsisten gerakan rakyat, jaringan pekerja migran, organisasi perempuan, kelompok HAM, hingga pengacara dan aktivis internasional.

“Mary Jane bebas bukan karena pemerintah akhirnya berbaik hati. Mary Jane bebas karena rakyat tidak pernah berhenti menuntut kebebasannya,” tegas Beranda Migran dalam pernyataan resminya.

Perjuangan Panjang Lintas Negara

Sejak ditangkap pada 2010, Mary Jane selalu diposisikan sebagai korban kerentanan perempuan pekerja migran terhadap praktik perdagangan orang, penipuan, dan eksploitasi sindikat kriminal.

Gelombang desakan publik berhasil menunda eksekusi matinya pada 2015 di Indonesia agar ia dapat bersaksi melawan pihak yang merekrutnya.

Bahkan setelah dipindahkan kembali ke Filipina pada Desember 2024, perjuangan tidak surut. Pada Juli 2025, petisi clemency berbekal lebih dari 13.000 tanda tangan diserahkan ke pemerintah Filipina.

Puncaknya pada Juni 2026, aksi jalanan terus digelar berbarengan dengan langkah Mary Jane yang akhirnya memberikan kesaksian hukum dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjerat perekrutnya.

Bagi Beranda Migran, pemberian absolute pardon oleh Presiden Marcos Jr. harus dibaca sebagai kemenangan aksi solidaritas internasional yang terorganisir dan tak kenal lelah, yang berhasil memaksa negara untuk hadir dan memberikan keadilan.

Mendorong Pemulihan Hak dan Soroti Kasus Merry Utami

Atas pembebasan ini, Beranda Migran menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada keluarga Mary Jane serta seluruh jaringan pendukung global.

Organisasi ini mendesak Pemerintah Filipina tidak berhenti pada pengampunan saja, melainkan memastikan pemulihan hak secara penuh bagi Mary Jane dan keluarganya, serta menjamin keamanannya dalam menuntaskan proses hukum terhadap para pelaku perdagangan orang.

Lebih jauh, momentum ini diharapkan menjadi alarm keras bagi pemerintah di negara-negara pengirim dan penerima pekerja migran. Perlindungan buruh migran tidak boleh hanya bergantung pada seberapa viral suatu kasus di ruang publik.

Secara khusus, Beranda Migran mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah serupa terhadap Merry Utami, mantan Pekerja Migran Indonesia di Taiwan yang menjadi korban jebakan sindikat narkotika internasional dan divonis mati pada Mei 2002.

Meski Merry Utami telah menerima grasi yang mengubah hukumannya menjadi penjara seumur hidup pada 2023 (Keppres No. 1/G Tahun 2023), Beranda Migran menuntut pemerintah untuk memberikannya pembebasan sepenuhnya setelah lebih dari 20 tahun mendekam di balik jeruji besi.

Tentang Beranda Migran

Beranda Migran adalah organisasi masyarakat sipil yang didirikan pada tahun 2022. Visi utamanya adalah membangun gerakan mandiri yang kuat bagi Pekerja Migran Indonesia, purna migran, beserta keluarganya untuk secara aktif membela hak-hak dasar, memperkuat koordinasi lintas negara, dan memajukan solidaritas rakyat melalui riset, advokasi, kampanye, serta pendampingan kasus.

Baca Lainnya

37 Lulusan SMK Siap Invasi Arab Saudi, Setelah Ditempa Jadi Teknisi Andal

26 September 2026 - 11:42 WIB

Usung Nilai Siri’ na Pacce, Firman Hermanda Siapkan 3 Program Prioritas 100 Hari Kerja PBM Sulsel

25 September 2026 - 17:36 WIB

PSP Indonesia dan EJF Bongkar Tipu Daya Biaya Perekrutan Awak Kapal Ikan Migran

24 September 2026 - 10:22 WIB

Persatuan Buruh Migran: Ketimpangan Lahan Paksa Jutaan Warga Desa Jadi Pekerja Migran, Laksanakan Reforma Agraria

23 September 2026 - 19:11 WIB

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Trending di Berita