Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Berita

AP2MI dan Relawan Kedan Prabo Bantu Pulangkan Pekerja Migran Karawang dari Malaysia

badge-check


					Dida Herawati Pekerja Migran asal Karawang Perbesar

Dida Herawati Pekerja Migran asal Karawang

Malaysia. Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia (AP2MI) bersama Relawan Kedan Prabowo membantu proses pemulangan Pekerja Migran Indonesia asal Karawang Dida Herawati (36) yang mengalami sakit di tempat kerjanya Johor Baru Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian AP2MI Paryanto Uslan kepada Berita Buruh Migran pada Selasa, 03 Oktober 2025.

Menurut Paryanto proses pemulangannya sempat terhambat karena laporan kepada Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Jawa Barat tidak ditanggapi. Beruntung keluarganya dapat menekan sponsor untuk biaya pemulangannya. Sehingga proses pemulangan bisa berjalan kembali.

Diteruskan, hari ini proses pemulangannya sedang diurus oleh ketua Relawan Kedan Prabo Johor Baru Malaysia Ibu Miswati.

“Ada beberapa yang harus diurus hari ini yaitu: membayar denda imigrasi atau kompaun, surat layak terbang dan pemesanan tiket pesawat, setelah ini selesai insya allah segera dipulangkan,” ujarnya.

Poto Kang Paryanto Uslan Ketua Harian Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia

Sebelumnya Pekerja Migran asal Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang ini dikabarkan mengalami komplikasi. Tensi dan gula darahnya naik mengakibatkan stroke, lumpuh tidak bisa jalan kaki. Pada telapak kakinya juga ada luka dan pembengkakan.

Akhirnya teman-temannya yang tinggal satu kontrakan membantu biaya pengobatan di klinik terdekat. Selain itu juga membantu membelikan kursi roda.

Namun setelah satu minggu berjalan belum juga ada perubahan. Kondisi ini membuat teman-temannya kewalahan tidak bisa mengurusnya selama 24 jam. Pagi hingga sore hari harus bekerja. Hingga akhirnya meminta bantuan Ibu Miswati Ketua Relawan Kedan Prabowo cabang Johor Malaysia.

Menurut Miswati, Dida Herawati sudah bekerja selama 20 bulan di Johor Malaysia. 5 bulan diantaranya tidak digaji, dan 3 bulan nganggur. Sehingga ada kendala untuk biaya pemulangannya.

“Ini untuk masalah biaya, ejennya sudah mengirim uang, termasuk dana untuk makannya juga, jadi tinggal proses ke imigresen, karena uangnya ditransfer rupiah, jadi saya masih cari cara agar jadi ringgit disini,” katanya

Miswati berharap prosesnya lancar sehingga Dida Herawati bisa dirawat lanjutan di Indonesia.

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita