Menu ✖

Mode Gelap
Ketum Aspataki, Saiful Mashud, Usul Pelaksana Pemagangan Wajib Punya Deposito Rp1,5 Miliar Uun Uneti Pendarahan di Oman, Polres Karawang Tangkap Perekrut Ilegal Endang di Cikampek Gaji Menunggak Berbulan-bulan, Guru Terpaksa Menjadi Pekerja Migran Aksi Petani Global di Bangkok: SPI dan La Via Campesina Suarakan Penghapusan Utang Luar Negeri Uun Uneti, PMI Rengasdengklok Alami Pendarahan Hebat di Oman, Butuh Bantuan Pemerintah Menguak Sisi Gelap Syarikah di Riyadh: Pekerja Migran Indonesia Dicaci, Pekerja Migran Filipina Dilindungi

Berita

Uun Uneti Pendarahan di Oman, Polres Karawang Tangkap Perekrut Ilegal Endang di Cikampek

badge-check


					Polres Karawang Grebek Rumah Sponsor Endang | Istimewa Perbesar

Polres Karawang Grebek Rumah Sponsor Endang | Istimewa

Karawang — Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Seorang perekrut atau sponsor berinisial Endang berhasil ditangkap di kediamannya yang berlokasi di kawasan Cikampek pada Jumat malam 16 Oktober 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Informasi penangkapan ini dibenarkan oleh Ade Sujana, warga Desa Rengasdengklok Selatan, yang merupakan pihak pelapor atas penempatan ilegal yang menimpa istrinya Uun Uneti. Uun diduga kuat menjadi korban perdagangan orang saat diberangkatkan bekerja ke Oman.

Detik-detik Penggerebekan di Cikampek

Proses penangkapan Endang berlangsung dramatis. Untuk memastikan keberadaannya enam orang petugas Polres Karawang harus menunggu selama empat jam.

Pada saat menunggu itu, warga sekitar menginformasikan bahwa banyak perempuan pendatang yang tidak dikenal keluar masuk dari dan ke rumah Endang. Peristiwa ini mencurigakan warga sekitar.

Selain itu, Endang juga sering karaoke bersama calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan ditempatkannya. Hal ini sangat mengusik ketenangan warga.

Setelah Endang dan istrinya pulang dari pasar, enam petugas dari Polres Karawang langsung melakukan penggerebekan. Mereka menemukan dua calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung dan Jawa Timur yang tengah siap diproses untuk diberangkatkan ke luar negeri.

Guna menghindar dari jerat hukum, Endang sempat berdalih dan mengklaim bahwa kedua calon PMI tersebut adalah saudaranya yang sedang berkunjung dari kampung. Namun, alibinya runtuh setelah petugas melakukan penyisiran di dalam rumah.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan puluhan paspor serta dokumen penempatan luar negeri yang diduga kuat digunakan untuk aktivitas perekrutan ilegal.

Digelandang ke Polres Karawang

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, terlapor Endang beserta barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Karawang.

Saat ini, Endang telah berada di Kantor Polres Karawang yang beralamat di Jl. Surotokunto No.110, Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, untuk menjalani proses hukum dan penyidikan mendalam terkait jaringan TPPO tersebut.

Perekrutan Tanpa Izin dan Tidak Pulang ke Rumah

Ade Sujana mengungkapkan, tindakan Endang dalam merekrut Uun Uneti penuh dengan pelanggaran hukum dan etika. Karena memberangkatkan Uun secara sepihak tanpa mengantongi izin darinya sebagai suami.

“Seharusnya istri saya pulang ke rumah setelah menyelesaikan masa kontrak kerjanya di Qatar, namun istri saya pulangnya ke rumah Endang, lalu diberangkatkan ke Oman secara ilegal,” ujar Ade (19/10/2026).

Diteruskan, setelah lima bulan kerja di Oman, kondisi Uun di tempat kerjanya sangat memprihatinkan. Uun dikabarkan mengalami komplikasi penyakit darah tinggi dan sakit kepala parah yang mengakibatkan dirinya muntah darah hingga tak sadarkan diri.

Baca Lainnya

Ketum Aspataki, Saiful Mashud, Usul Pelaksana Pemagangan Wajib Punya Deposito Rp1,5 Miliar

19 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Gaji Menunggak Berbulan-bulan, Guru Terpaksa Menjadi Pekerja Migran

17 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Aksi Petani Global di Bangkok: SPI dan La Via Campesina Suarakan Penghapusan Utang Luar Negeri

17 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Uun Uneti, PMI Rengasdengklok Alami Pendarahan Hebat di Oman, Butuh Bantuan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menguak Sisi Gelap Syarikah di Riyadh: Pekerja Migran Indonesia Dicaci, Pekerja Migran Filipina Dilindungi

14 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Trending di Arab Saudi