Menu

Mode Gelap
Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau Ketum SPKP, Nursalim, Desak KP2MI Maksimalkan Anggaran Rp3,9 Triliun untuk Pelindungan Nyata

Berita

Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global

badge-check


					Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global Perbesar

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menggodok program SMK Go Global.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Program ini menargetkan 500 ribu tenaga kerja baru, terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu lulusan umum, yang akan ditempatkan di berbagai negara tujuan kerja.

“Sekarang sedang berlangsung pelatihan bagi 4.600 peserta. Mereka bagian dari tahap persiapan menuju program SMK Go Global,” jelas Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin di kantornya, Rabu, 12/11/2025.

Menurut Mukhtarudin, KP2MI mencatat penempatan PMI dari Januari hingga November 2025 sebanyak 232 ribu. Angka itu sudah mencapai sekitar 90 persen dari target tahunan 259 ribu penempatan. Data ini menunjukkan tren positif dalam upaya pemerintah memperluas peluang kerja bagi PMI di luar negeri.

Capaian tersebut menjadi bekal penting bagi KP2MI untuk melangkah ke program baru yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni SMK Go Global.

Sementara itu, Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan PMI siap secara kompetensi dan bahasa sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Skill siap, berangkat. Kalau butuh tambahan pelatihan atau bahasa, kita siapkan dulu. Yang penting semua berangkat dengan bekal yang baik,” tegas Muhaimin.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan pekerja migran. Program ini merupakan bagian dari grand design perlindungan dan penempatan PMI, yang akan menjadi panduan jangka panjang dalam mengelola ekosistem pekerja migran dari pelatihan hingga pemberdayaan.

Baca Lainnya

Perempuan Sukabumi Pukau Dunia Lewat Tari Jaipong di Pembukaan Asian Games 2026 Jepang

22 September 2026 - 09:48 WIB

Aturan Baru Perawat Lansia di HK Bikin PMI Senior Nyesek: Pengalaman Kalah Sama Selembar Kertas

20 September 2026 - 22:13 WIB

Neni Rosini: Mantan Pekerja Migran di Arab Saudi, Jadi Penulis Novel Digital Berprestasi

19 September 2026 - 19:13 WIB

Terbesar Sepanjang Sejarah, DPR Tetapkan Anggaran KP2MI Tahun 2027 Sebesar Rp3,9 Triliun

19 September 2026 - 08:32 WIB

Gempar! Podcast Faisal Soh. Bongkar Kesaksian CPMI Korban PT Cincau

18 September 2026 - 23:59 WIB

Trending di Berita