Menu

Mode Gelap
Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam Garda Prabowo Ancam Demo Kemen P2MI: Buka Layanan PMI ke Arab Saudi, Tutup Penempatan Ilegal

Berita

Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global

badge-check


					Perkuat Pelindungan Pekerja Migran, KP2MI Canangkan Program SMK Go Global Perbesar

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menggodok program SMK Go Global.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Program ini menargetkan 500 ribu tenaga kerja baru, terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu lulusan umum, yang akan ditempatkan di berbagai negara tujuan kerja.

“Sekarang sedang berlangsung pelatihan bagi 4.600 peserta. Mereka bagian dari tahap persiapan menuju program SMK Go Global,” jelas Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin di kantornya, Rabu, 12/11/2025.

Menurut Mukhtarudin, KP2MI mencatat penempatan PMI dari Januari hingga November 2025 sebanyak 232 ribu. Angka itu sudah mencapai sekitar 90 persen dari target tahunan 259 ribu penempatan. Data ini menunjukkan tren positif dalam upaya pemerintah memperluas peluang kerja bagi PMI di luar negeri.

Capaian tersebut menjadi bekal penting bagi KP2MI untuk melangkah ke program baru yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni SMK Go Global.

Sementara itu, Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan PMI siap secara kompetensi dan bahasa sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Skill siap, berangkat. Kalau butuh tambahan pelatihan atau bahasa, kita siapkan dulu. Yang penting semua berangkat dengan bekal yang baik,” tegas Muhaimin.

Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan muda Indonesia, sekaligus memperkuat sistem perlindungan pekerja migran. Program ini merupakan bagian dari grand design perlindungan dan penempatan PMI, yang akan menjadi panduan jangka panjang dalam mengelola ekosistem pekerja migran dari pelatihan hingga pemberdayaan.

Baca Lainnya

Ketum AP2I Imam Syafi’i: Aturan Penyesuaian Izin Dari SIUKAK ke SIP3MI Dinilai Lemah Hukum

8 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Polisi Korsel, Tetapkan Pelaut Migran Indonesia yang Meninggal Sebagai Korban Trafficking

6 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Istilah “Perseorangan” Dalam UU PPMI Dinilai Membingungkan, Harus Direvisi

6 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Layanan Visa PMI ke Turki Capai RP6,5 Juta, Garda Prabowo Ancam Demo VFS Global

5 Agustus 2026 - 16:01 WIB

PM Thailand Janji ke Prabowo Percepat Pemulangan 500 WNI Korban Online Scam

4 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Trending di Berita